Kamis, 23 Juli 2026

Terkait Kasus Suap Gatot, Ijeck Diperiksa di Mako Brimob

Sabtu, 21 April 2018 16:45 WIB
Terkait Kasus Suap Gatot, Ijeck Diperiksa di Mako Brimob
BERITASUMUT.COM/BS07
Mobil Toyota Alphard BK 9 TD hendak menjemput Ijeck usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Mako Brimob, Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim, Sabtu (21/4/2018).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Musa Rajeckshah (Ijeck) datang ke Mako Brimob Jalan KH Wahid Hasyim, Sabtu (21/04/2018). Calon Wakil Gubernur Sumut nomor urut 1 itu hadir untuk menjalani pemeriksaan atas pusaran kasus suap yang melibatkan mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujonugroho.
 
Pantauan di lapangan, Ijeck tiba dengan mengendarai mobil toyota Alphard nomor polisi BK 9 TD sekitar pukul 10.37 WIB dan keluar sekitar pukul 13.15 WIB.Karena sedang hujan lebat, mobil Alphard dengan nomor polisi BK 9 TD yang hendak menjemput Ijeck langsung menuju lobi aula utama.Tidak ada yang disampaikan Ijeck usai diperiksa penyidik KPK, dia langsung pergi meninggalkan Mako Brimob.
 
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyebut, hari ini tim penyidik meneruskan proses pemeriksaan terhadap 2 saksi sejak pagi yakni Tengku Erry Nuradi sebagai Gubernur Sumut dan Ijeck.Selain memeriksa Ijeck dan Tengku Erry, Febri juga mengatakan penyidik akan memeriksa sekitar 18 saksi lain dari unsur Pemprov Sumut, staf DPRD  dan pihak swasta.
 
"Sampai saat ini, sekitar 94 saksi telah diperiksa sejak penyidik berada di Medan dari Senin-Minggu ini. Secara total sekitar 152 saksi telah diagendakan pemeriksaannya," jelasnya.
 
Seperti diketahui, KPK mulai melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi atas 38 tersangka baru sejak, Senin (16/04/2018) kemarin. Sebelumnya ada sejumlah nama yang lebih dahulu diperiksa antara lain  M Nuh (PKS), Raudin Purba (PKS), Hidayatullah (PKS), Layari Sinukaban (Demokrat), M Nasir (PKS), Irwansyah Damanik (PAN), Syamsul Hilal (PDIP), Robert Nainggolan (Demokrat),   Siti Aminah (PKS), Isma Fadli Pulungan (Golkar), Ahmad Ikhyar Hasibuan (Demokrat), Mega Lia Agustina (Demokrat), Amsal Nasution (PKS).
 
Selanjutnya, Ristiawati (Demokrat), Sutrisno Pangaribuan (PDIP), Melizar Latief (Demokrat), Novita Sari (Golkar), Evi Diana Sitorus (Golkar),  Rahmat Hasibuan (Demokrat), Aduhot Simamora (HANURA), Tagor Simangunsong (PDIP), Hamami Sulbahsan (Hanura), Hasban Ritonga (Mantan Sekdaprovsu), Sulaiman Hasibuan (Kabiro Hukum), Kepala Dinas Koperasi Amran Uteh, Kepala Dinas Pariwisata Hidayati, dan taf Ahli Gubernur Elisa Marbun. (BS07)
 

Tags
beritaTerkait
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja
Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024
Pemko Binjai Ikuti Peluncuran Indikator MCP Tahun 2025 Secara Virtual Bersama KPK RI
komentar
beritaTerbaru
hit tracker