Kamis, 03 September 2026

Tembus Rp1 Miliar, Karantina Kawal Ekspor Bonggol Jagung Sumut ke Jepang

Selasa, 01 September 2026 18:19 WIB
Tembus Rp1 Miliar, Karantina Kawal Ekspor Bonggol Jagung Sumut ke Jepang
BERITASUMUT.COM/IST
Petugas Barantin memeriksa bonggol jagung giling sebelum dikirim untuk memenuhi permintaan industri di Jepang.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com- Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Sumut) kembali mengawal pengiriman komoditas pertanian ke pasar internasional.

Sebanyak 126.000 kilogram bonggol jagung giling diperiksa sebelum dikirim untuk memenuhi permintaan industri di Jepang, pada Jumat (28/8/2026). Kinerja ekspor komoditas tersebut menunjukkan tren positif dari sisi nilai ekonomi.

Sepanjang 2026, nilai ekspor bonggol jagung giling mencapai Rp1.089.039.000 dari lima kali pengiriman. Nilai tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang mencapai Rp451.562.000 dari tujuh kali pengiriman.

Baca Juga:

Sebelum diberangkatkan, petugas Karantina Sumut melakukan serangkaian tindakan karantina, mulai dari pemeriksaan administrasi dan fisik hingga pengambilan sampel untuk pengujian laboratorium.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan komoditas yang diekspor memenuhi persyaratan kesehatan tumbuhan dan terbebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

Baca Juga:

Selain itu, Karantina juga mengawasi pelaksanaan perlakuan fumigasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hasil pemeriksaan menjadi dasar penerbitan phytosanitary certificate atau sertifikat kesehatan tumbuhan sebagai salah satu dokumen persyaratan ekspor.

Kepala Karantina Sumatera Utara, N Prayatno Ginting, mengatakan pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan sekaligus memastikan setiap komoditas yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan karantina negara tujuan.

"Kami akan terus berupaya maksimal mendorong ekspor agar berjalan lebih baik, lancar, dan aman sesuai dengan persyaratan karantina," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima di Medan, Selasa (1/9/2026).

Menurut Prayatno, pelayanan karantina yang profesional dan responsif menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran perdagangan sekaligus meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah.

Pengiriman bonggol jagung giling ke Jepang tersebut menunjukkan bahwa komoditas pertanian asal Sumatera Utara memiliki peluang untuk terus dikembangkan di pasar internasional.

Tags
beritaTerkait
Serap Aspirasi Pengusaha Ekspor, KADIN Sumut Gelar Coffee Morning Bersama Perusahaan Eksportir
544 Perusahaan Pengolahan Ikan Tembus Pasar Ekspor ke China
Karantina Sumut Musnahkan 12 Ton Mangga Ilegal Asal Thailand
Mendag dan Mendes PDT Targetkan Ribuan Desa Ekspor
Sebanyak 22.000 Produk UMKM Ekspor Perdana ke Filipina
Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional
komentar
beritaTerbaru
hit tracker