Operator Judol Bawa 100 Pcs Pod Getar dari Kamboja Ditangkap di Medan
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan meringkus seorang pria di salah satu perumahan mewah Jalan Asram
Peristiwa
Beritasumut.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mengaku, bahwasanya selama pandemi Covid-19 berlangsung tidak ada ditemukannya (nihil) penderita tuberkulosis (TBC) yang terinfeksi virus corona. Padahal, sebagaimana diketahui, menurut laporan badan kesehatan dunia (WHO) tahun 2021, Indonesia merupakan negara ketiga dengan beban tuberkulosis (TBC/TB) tertinggi setelah India dan Cina dengan estimasi kasus 824.000 selama tahun 2020, dengan kasus yang ditemukan sebesar 393,323 dengan penanganan pengobatan hanya sebesar 48 persen.
Kepala Seksi P3M Dinas Kesehatan Medan, Edy Yusuf menjelaskan hingga hari ini (Minggu 21/11/2021 -red) tidak ditemukannya penderita TBC yang tertular Covid-19, karena minat mereka menurun untuk berobat ke rumah sakit. "Kalau dari data kita enggak ada, belum ada ditemukan (penderita TBC terinfeksi Covid-19). Sebab, memang di masa pandemi ini minat masyarakat memeriksakan diri ke rumah sakit menurun," katanya kepada wartawan.
Menurunnya minat penderita TBC berobat ke rumah sakit, menurut Edy, karena stigma yang tinggi terkait penyakit Covid-19. "Sehingga, mereka (penderita TBC) sepertinya sudah mencari alternatif lain untuk pengobatan penyakitnya," jelasnya.
Baca Juga:
Baca Juga : Butuh Dukungan Semua Pihak Guna Percepat Eliminasi Penyakit TBC-RO
Lebih lanjut Edy mengatakan, selama pandemi ini kasus penderita TBC-RO (TBC Resistan Obat) yang ditemukan juga memang menurun. Di mana seharusnya estimasi TBC-RO di Kota Medan itu sekitar 500 kasus, namun pada tahun ini baru ada sekitar 86 kasus. "Dari jumlah penderita TBC-RO tersebut, baru sekitar 70 persen lebih yang melakukan pengobatan. Kita (memang) melakukan investigasi untuk mengajak dan mengedukasi para pasien TBC-RO agar mau memulai lagi pengobatan terhadap penyakitnya. Akan tetapi, memang ada pasien yang tidak berobat lagi karena sudah pindah domisili hingga loss contact," bebernya.
Baca Juga:
[br] Oleh karena itu, sambung Edy, pihaknya menggandeng lembaga swasta hingga kader TBC bahkan kader PKK dilibatkan untuk mengajak pasien TBC-RO agar melanjutkan pengobatan. Pasalnya, ada beberapa kasus pasien TBC dengan kondisi telah membaik setelah berobat. Namun, ketika kondisinya membaik ternyata mereka berhenti mengonsumsi obat.
"Pasien TBC-RO itu, misalnya pasien dengan kasus TBC biasa tetapi setelah dua bulan konsumsi obat lalu berhenti karena sudah merasa sembuh. Namun, ketika berobat kembali ternyata masih belum sembuh dan bahkan butuh penanganan intens. Atau, memang pasien itu sudah tertular dari penderita TBC-RO lalu menularkan kepada orang lain," terangnya.
Dia menambahkan, masa pengobatan penderita TBC-RO cukup lama, minimal sembilan bulan hingga dua tahun dengan diikuti injeksi. Artinya, memang pasien TBC-RO cukup menderita, sehingga perlu pendampingan dari organisasi swasta terkait dan pemerintah daerah. "Untuk mengobati pasien TBC-RO sampai sembuh membutuhkan biaya pengobatan sekitar Rp200 jutaan. Oleh sebab itu, pemerintah mengambil peran dimana obat pasien TBC-RO masih disuplai dari Kementerian Kesehatan ke Dinas Kesehatan daerah dan selanjutnya didistribusikan kepada pasien," pungkasnya.
Baca Juga : Kemenkes Punya Jurus Jitu, Turunkan Kasus Baru TBC Hingga 65 per 100 Ribu Penduduk
Terpisah, berdasarkan data Kemenkes, Senin (22/11/2021), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) disebutkan menambah satu kasus konfirmasi positif Covid-19 baru, sehingga totalnya naik menjadi 105.987 orang. Sedangkan untuk kasus sembuh, bertambah 15 kasus, menjadi 102.989 orang. Lalu untuk kasus kematian, jumlahnya tidak berubah yakni tetap di angka 2.889 orang. Oleh karena itu, melalui data tersebut maka saat ini kasus aktif Covid-19 di Sumut turun menjadi 109 orang. (BS06)
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan meringkus seorang pria di salah satu perumahan mewah Jalan Asram
Peristiwa
beritasumut.com Pencurian sepeda motor di area parkir toko pakaian di Jalan Turi Ujung, Medan, Sumatera Utara, terekam kamera pengawas alia
Peristiwa
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap dua pria diduga pengedar sabu. Keduanya yakni inis
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan tampil luar biasa saat menjamu Persiku Kudus pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama
Olahraga
beritasumut.com Polisi menangkap seorang pria dan wanita diduga komplotan penipuan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi meraih kemenangan saat menjamu Persiku Kudus pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027 di
Olahraga
beritasumut.com Dua residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Kota saat beraksi di Jalan
Peristiwa
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan menciduk seorang pemuda 25 tahun karena mengedarkan sabu di kawa
Peristiwa
Kartika Ong merilis lagu perdana &ldquoAku Bukan Yang Hilang&rdquo yang terinspirasi dari pengalaman hidupnya dengan kondisi MRKH Syndrome.
Hiburan
beritasumut.com Jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga beraksi di sejumlah wilayah Kota Medan hingga Tebing Tinggi dibongk
Peristiwa