Gerebek Rumah Lapak Narkoba, Polresta dan BNNK Deli Serdang Amankan Seorang Pengedar
beritasumut.comSeorang pengedar dan lima pemakai sabu dicokok personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang dan Badan Nark
Peristiwa
beritasumut.com- Pagi belum tentu menjadi tanda dimulainya pekerjaan bagi Rawinder Singh asal Medan dan Aditya Prabhaswara asal Yogyakarta. Keduanya lebih akrab disapa Mas Rey dan Mas Prabhas.
Mereka bekerja di bagian Wireline Services, pekerjaan yang membuat keduanya harus siap ketika sebuah sumur minyak membutuhkan layanan. Jadwal kerja mereka 20 hari bekerja dan 10 hari beristirahat. Namun, waktu istirahat tidak selalu berarti benar-benar lepas dari pekerjaan.
"Wireline tuh salah satu servis yang on call. Artinya, bisa dipanggil kapan aja dan nggak kenal waktu," kata Adi, saat diwawancarai, Kamis (17/9/2026).
Baca Juga:
Bahkan ketika baru satu atau dua hari menjalani masa off, panggilan untuk kembali ke lapangan masih mungkin datang. Pekerjaan Wireline mengikuti kebutuhan operasi di lokasi sumur. Ketika pekerjaan dibutuhkan, orang dan peralatan harus siap.
Lokasi yang harus mereka datangi pun tidak selalu dekat. Mereka yang telah bekerja sebagai Wireline meninggalkan keluarga di kota asalnya sudah hampir mengelilingi Sabang hingga Merauke.
Baca Juga:
Selama belasan tahun bekerja sebagai Wireline, perjalanan tiga jam, enam jam, sebelas jam, hingga 20 jam pernah menjadi bagian dari pekerjaan mereka. Jarak tersebut menjadi salah satu risiko yang harus diperhitungkan bersama pekerjaan yang berkaitan dengan bahan peledak dan sumber radioaktif.
Karena itu, perjalanan ke lapangan tidak sekadar persoalan mencapai lokasi. Kondisi pengemudi dan sistem keselamatan juga menjadi bagian dari persiapan sebelum pekerjaan dimulai.
Rey dan Adi mungkin lebih sering berada di balik pekerjaan yang tidak banyak terlihat dari permukaan. Ketika produksi sebuah sumur turun, orang di luar mungkin hanya melihat angka yang berubah. Tetapi angka itu belum menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi beberapa kilometer di bawah tanah.
"Sederhananya, kalau permukaan ini hanya menunjukkan bahwa produksi sebuah sumur itu turun atau naik, nah kita dari Wireline itu membantu mencari tahu apa sih yang sebenarnya terjadi dalam sumur itu," ujar Rey.
Untuk mengetahuinya, instrumen diturunkan menggunakan kabel ke dalam sumur. Kabel Wireline yang digunakan dapat mencapai sekitar enam kilometer dalam satu drum. Dalam pekerjaan tertentu, instrumen bahkan pernah diturunkan hingga sekitar lima kilometer.
beritasumut.comSeorang pengedar dan lima pemakai sabu dicokok personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang dan Badan Nark
Peristiwa
beritasumut.com Produktivitas dan keseriusan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) dalam menyelamatkan generasi b
Peristiwa
beritasumut.com Belasan siswa SD Negeri 060870 di Jalan Krakatau, Medan, Sumatera Utara dilarikan ke Rumah Sakit Imelda Medan setelah menga
Peristiwa
beritasumut.com Polda Sumatera Utara (Sumut) mengamankan dua penumpang pesawat di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang,
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Deli Serda
Peristiwa
beritasumut.com Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara (Sumut) kembali mempercayakan kepemimpinan organisasi kepada Aris Rinaldi Na
Peristiwa
beritasumut.com Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru, Irjen Pol Sonny Irawan, SIK, MH mendapat sambutan adat dan penghormatan jajar saa
Peristiwa
beritasumut.com Ketua Umum (Ketum) Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait, menyampaikan keprihatinan atas dugaan
Peristiwa
beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut kedatangan Kapolda Sumut yang baru, Irjen Pol Sonny
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Batalyon Parako 463 Pasgat menorehkan catatan membanggakan dalam perjalanan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Bertemp
Politik & Pemerintahan