Kesehatan

Butuh Dukungan Semua Pihak Guna Percepat Eliminasi Penyakit TBC-RO



Butuh Dukungan Semua Pihak Guna Percepat Eliminasi Penyakit TBC-RO
BERITASUMUT.COM/BS09

Beritasumut.com-Menurut laporan WHO tahun 2021, Indonesia menjadi negara ketiga dengan beban Tuberkulosis (TBC) tertinggi setelah India dan Cina dengan estimasi kasus 824.000 selama tahun 2020. Sementara kasus yang ditemukan sebesar 393,323 dengan penanganan pengobatan yang hanya sebesar 48 persen. Banyaknya kasus itu, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Perpres No. 67 Tahun 2021 untuk penanggulangannya.

Kepala Seksi P3M Dinas Kesehatan Kota Medan, Edy Yusuf menyebutkan, keterlibatan sektor swasta dalam forum multi sektor percepatan eliminasi TBC di Kota Medan sangat penting. Misalnya, melalui pemberian nutrisi tambahan yang sejalan dengan Juknis Penatalaksanaan TBC-RO (TBC resistan obat), di mana pemberian makanan tambahan dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan.

Baca Juga : Sat Lantas Polrestabes Medan Amankan Calo SIM Palsu

"Peran serta semua pihak menjadi kunci penting dalam mewujudkan eliminasi TBC di Indonesia. Apalagi persoalan TBC sendiri kian diperparah dengan kasus TBC-RO, mengingat pengobatan yang lebih sulit, efek samping lebih berat dan jangka waktu pengobatan yang lebih lama membuat persoalan TBC-RO menjadi lebih sulit diatasi," ungkapnya didampingi dr Eva Simatupang dari Yayasan KNCV Indonesia, Kamis (18/11/2021).

Berdasarkan Juknis Penatalaksanaan TBC-RO di Indonesia tahun 2020, pemberian makanan tambahan dapat meningkatkan respon biologis pasien terhadap pengobatan dalam hal memperbaiki gizi kurang dan meningkatkan fungsi imun."Sehingga dengan pemberian makanan tambahan ini akan sangat diperlukan untuk peningkatan keberhasilan pengobatan pasien TBC-RO," terangnya.


Tag: