Jumat, 23 Oktober 2026

Menelusuri Sumur Tua, Mencari Minyak yang Tersisa

Kamis, 17 September 2026 21:10 WIB
Menelusuri Sumur Tua, Mencari Minyak yang Tersisa
BERITASUMUT.COM/IST
Sejumlah pekerja PT Elnusa Tbk saat mengecek pipa pengerjaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com- Pagi belum tentu menjadi tanda dimulainya pekerjaan bagi Rawinder Singh asal Medan dan Aditya Prabhaswara asal Yogyakarta. Keduanya lebih akrab disapa Mas Rey dan Mas Prabhas.

Mereka bekerja di bagian Wireline Services, pekerjaan yang membuat keduanya harus siap ketika sebuah sumur minyak membutuhkan layanan. Jadwal kerja mereka 20 hari bekerja dan 10 hari beristirahat. Namun, waktu istirahat tidak selalu berarti benar-benar lepas dari pekerjaan.

"Wireline tuh salah satu servis yang on call. Artinya, bisa dipanggil kapan aja dan nggak kenal waktu," kata Adi, saat diwawancarai, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga:

Bahkan ketika baru satu atau dua hari menjalani masa off, panggilan untuk kembali ke lapangan masih mungkin datang. Pekerjaan Wireline mengikuti kebutuhan operasi di lokasi sumur. Ketika pekerjaan dibutuhkan, orang dan peralatan harus siap.

Lokasi yang harus mereka datangi pun tidak selalu dekat. Mereka yang telah bekerja sebagai Wireline meninggalkan keluarga di kota asalnya sudah hampir mengelilingi Sabang hingga Merauke.

Baca Juga:

Selama belasan tahun bekerja sebagai Wireline, perjalanan tiga jam, enam jam, sebelas jam, hingga 20 jam pernah menjadi bagian dari pekerjaan mereka. Jarak tersebut menjadi salah satu risiko yang harus diperhitungkan bersama pekerjaan yang berkaitan dengan bahan peledak dan sumber radioaktif.

Karena itu, perjalanan ke lapangan tidak sekadar persoalan mencapai lokasi. Kondisi pengemudi dan sistem keselamatan juga menjadi bagian dari persiapan sebelum pekerjaan dimulai.

Rey dan Adi mungkin lebih sering berada di balik pekerjaan yang tidak banyak terlihat dari permukaan. Ketika produksi sebuah sumur turun, orang di luar mungkin hanya melihat angka yang berubah. Tetapi angka itu belum menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi beberapa kilometer di bawah tanah.

"Sederhananya, kalau permukaan ini hanya menunjukkan bahwa produksi sebuah sumur itu turun atau naik, nah kita dari Wireline itu membantu mencari tahu apa sih yang sebenarnya terjadi dalam sumur itu," ujar Rey.

Untuk mengetahuinya, instrumen diturunkan menggunakan kabel ke dalam sumur. Kabel Wireline yang digunakan dapat mencapai sekitar enam kilometer dalam satu drum. Dalam pekerjaan tertentu, instrumen bahkan pernah diturunkan hingga sekitar lima kilometer.

Tags
beritaTerkait
Mahasiswa Dibegal di Lahan Garapan Deli Serdang, Pelaku Sembunyi dalam Sumur
BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM untuk Nelayan di Nias Utara
Percepat Hilirisasi, Pemerintah Akan Bangun Refinery 1 Juta Barrel
Produksi Minyak PHE Tembus 553,67 Ribu Barel/Hari
Mentan Temukan Minyakita Kemasan 1 Liter Disunat, Isi Hanya 750 ML
Penjelasan Pertamina soal Impor Minyak Mentah yang Tersangkut Kasus Korupsi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker