Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com - Aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok preman di Medan kembali terjadi. Seorang warga (korban) dianiaya dengan benda keras dan tajam di Jalan Halat, Medan nyaris tewas.
Keberingasan sejumlah preman yang menghajar seorang warga hingga nyaris tewas Selasa (27/2/2024) pagi disaksikan sejumlah warga yang melintas di Jalan Halat kepada korban Surya (62), warga Jalan Bromo/ Perjuangan, Gang Tuba Medan serta terekam dalam video CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian (TKP).
Yanto (45), warga Jalan Halat yang melihat kejadian itu mengaku, korban itu hendak pulang ke rumahnya menuju ke arah Jalan Bromo namun tepatnya di Jalan Halat. Sekelompok preman yang menggunakan senjata tajam dan benda keras langsung memepet korban dan menganiayanya hingga membuat korban bersimbah darah.
"Kepala belakang luka, bahu sebelah kanan patah, lutut sebelah kiri luka dan punggung belakang luka sayat benda tajam," tambah Yanto kepada wartawan, Rabu (28/02/2024).
Setelah kejadian dan korban nyaris tewas itu langsung ditinggalkan oleh sekelompok preman yang sudah diketahui ciri-cirinya tersebut.
Sementara korban yang sudah bersimbah darah dan pingsan itu langsung dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Madani Medan.
"Kondisi korban saat ini sudah stabil. Mudahan-mudahan. Kalau sudah tertangkap pelakunya yang beringas itu akan menjadi beringus, " paparnya.
Saat dijenguk di RS Madani Jalam AR Hakim Medan, kepada wartawan Surya (62) mengaku, mengenal jelas para pelakunya yang melakukan penganiayaan hingga membuat korban bersimbah darah dan nyaris tewas.
"Saya hanya meminta kepada pihak kepolisan yakni Polrestabes Medan yang telah menerima laporan saya itu bisa menangkap pelaku secepatnya. Kalau tertangkap diberikan tindakan keras juga. Saya hanya minta keadilan ditegakkan. Gak tau masalahnya apa langsung main hakim sendiri dengan benda keras dan tajam kepada saya," terangnya.
Harapannya sesuai Laporan Polisi Nomor : STTLP/B/601/II/2024/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumut pada tanggal 27 Februari 2024.
Terpisah saat dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Jama Kita Purba SH MH membenarkan, laporan korban Surya di Unit Reskrim Polrestabes Medan.
"Mohon doanya pelaku yang masih diburu ini secepatnya tertangkap, " jelas Kompol Jama Kita Purba.(BS06)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi
beritasumut.com Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan ma
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan bahwa tidak terdapat perubahan harga BBM di seluruh SPBU Pertamina per 1
Peristiwa