Jumat, 07 Agustus 2026

Tim Kejaksaan Padangsidimpuan Dalami Kasus Pungli di MTsN 2 Padangsidimpuan

Rabu, 10 November 2021 18:30 WIB
Tim Kejaksaan Padangsidimpuan Dalami Kasus Pungli di MTsN 2 Padangsidimpuan
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Tim Kejaksaan Padangsidimpuan turun tangan melakukan pendalaman kasus pungutan liar (pungli) di MTsN 2 Padangsidimpuan terkait pembangunan ruang kelas baru yang dikutip dari peserta didik dan orang tua didik senilai Rp 400 ribu.

Hal itu disampaikan Kajari Padangsidimpuan Hendry Silitonga kepada wartawan di kantornya, Rabu (10/11/2021)."Dunia pendidikan itu harus bersih dari praktik pungutan liar (pungli) tidak dibenarkan pungli itu terjadi di dunia pendidikan dengan dalih apapun.Tim yang dipimpin Ali Asron bersama Sartono sedang bekerja untuk mengumpulkan bahan dan data terkait pungutan tersebut," katanya.

Baca Juga : Walikota Berharap Bank Sumut Dukung Program Digitalisasi Pemko Medan

Hendry mengatakan, pihak Kejaksaan Padangsidimpuan akan berkerja secara profesional dan mengedepankan azas praduga tidak bersalah sehingga unsur hukumnya dapat diketahui bersama. Ini, lanjut Hendry, untuk menjaga marwah pendidikan di Kota Padangsidimpuan terlebih di dunia pendidikan di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia.

"Tim sudah bekerja dan berkoordinasi dengan pihak MTsN 2 Padangsidimpuan, Kementerian Agama dan pihak Komite sekolah tersebut, semoga ada hasil yang didapat dari perkembangan tim kejaksaan yang sedang bekerja, tunggu saja informasi selanjutnya," pungkasnya.(BS04)

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Menteri Imipas Copot 71 Pegawai Imigrasi Soetta Buntut Pungli WN China
Polsek Medan Baru Amankan Preman yang Melakukan Kutipan Parkir Terhadap Pengendara Mobil
Polsek Medan Baru Amankan 24 Jukir Liar
Dinas Perhubungan Medan Razia Pungli Parkir
Implementasikan Parkir Gratis, Dishub Medan Amankan Puluhan Orang Pelaku Pungli Parkir
Berkas ESG P21, Warga Desa Durin Simbelang Ucapkan Terima Kasih
komentar
beritaTerbaru
hit tracker