Senin, 07 September 2026

Pandemi Covid, Unimed Lakukan Pendampingan UMKM di Simalungun

Rabu, 27 Oktober 2021 22:00 WIB
Pandemi Covid, Unimed Lakukan Pendampingan UMKM di Simalungun
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Di masa Pandemi Covid-19 membawa dampak di semua kehidupan masyarakat.Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri bagi para dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) untuk dapat memberikan sedikit perhatian agar Kelompok Usaha Mikro Kecil (UMKM).

Salah seorang kelompok UMKM Zafira Snack, Sri Wahyuni yang bergerak pada bidang penjulan snack dan kuliner mengungkapkan bahwa, setahun terakhir ini kondisi perputaran usaha yang ia geluti nyaris tanpa hasil yang seperti diharapkan.

Baca Juga : Polsek Pancur Batu Beri Pengamanan Khusus di Jalur Longsor

"Di awal usaha sebelum pandemi kami menjual produk snack makanan ringan tradisional seperti opak, kerupuk nasi, aneka keripik, secara langsung ke para pembeli, selain itu juga banyak produk olahan di titipkan ke kedai-kedai di sekitaran nagori, maka penjualan pun terbatas hanya di sekitar Nagori Dolok Maraja saja sehingga hasil yang didapatpun hanya pas-pas makan, hal ini bertambah sulit di masa pandemi dimana daya beli para pelangganpun terasa berkurang berkurang," ungkap 3 anak ini dilansir dari laman unimed, Rabu (27/10/2021).

Terkait bantuan pemerintah untuk UMKM yang bergulir semasa pandemi, Sri mengaku bahwa bantuan dari pemerintah tidak pernah ia rasakan padahal sudah beberapa kali diajukan. “Untuk bantuan dari pemerintah gak pernah kami dapat, dah capeklah kami ajukan sama gamot atau Kadus sampai ke desa tapi hasilnya nihil, begitupun kami tetap berusaha menekuni usaha tanpa mengharapkan bantuan karena jualan kuliner tradisional ini jalan rezeki bagi kami," terangnya.

[br] Adapun bantuan yang dirasakan Sri sangat membantu selama pandemi adalah bantuan dari Kampus Unimed. Di mana, kata Sri, Unimed tidak hanya membantu pada pemasaran dengan menggunakan media sosial (medsos) akan tetapi logo dan nama produk serta mesin-mesin, perlengkapan untuk usaha juga dibantu oleh pihak kampus.

Baca Juga:

"Sejak adanya penjualan online dengan media sosial kami cukup terbantu penjualan tidak hanya di nagori saja akan tetapi sudah sampai merambah ke Siantar. Selain itu variasi produk tidak hanya keripik dan kerupuk tradisional, kami telah kembangkan makanan tradisional nusantara seperti mpek-mpek, cireng, cilor, klepon dan kuliner yang lainnya," ungkapnya

Menanggapi hal tersebut, Tim Pengabdi dari Unimed Dr Zulkifli MSn didampingi tim dosen dan mahasiswa mengungkapkan bahwa Unimed sebagai universitas yang concern dalam pengembangan Program Kampus Merdeka menurunkan dosen dan mahasiswa untuk melakukan pendampingan terhadap UMKM yang yang memiliki kemauan kuat untuk bangkit dimasa pandemi dengan Digitalisasi Usaha.

"Jadi yang kita bantu tidak hanya bantuan secara fisik teknologi dan alat usaha, secara mental dan manajemen usaha pun kita terus lakukan pembinaan, karena pendampingan-pendampingan tersebut yang dalam kondisi pandemi di perlukan oleh pelaku usaha," ujar Koordinator Pusat Bisnis Dan Kewirausahaan Inkubator Unimed ini.(BS09)

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan
Dukung Promosi Produk UMKM, Pertamina Sumbagut Gelar Pasar Berkah Ramadan
UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dibekali Pelatihan Fotografi Produk
Kadin Sumut Gelar Workshop UMKM Batch 4
komentar
beritaTerbaru
hit tracker