Kamis, 17 September 2026

Kampung Kubur dan Polonia Digerebek, Polresta Medan Tetapkan 7 Orang Tersangka

Rabu, 21 Mei 2014 23:22 WIB
Kampung Kubur dan Polonia Digerebek, Polresta Medan Tetapkan 7 Orang Tersangka
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Satresnarkoba Polresta Medan  menetapkan 7 orang tersangka dari 9 orang yang diamankan dalam penggerebekan di Kampung Kubur dan Jalan Melati, Polonia, Medan, Selasa (20/5/2014) kemarin.

"Ada tujuh yang kita tetapkan sebagai tersangka diantaranya 2 dari Kampung Kubur dan 5 dari kawasan Polonia," kata Kasatresnarkoba Polresta Medan Kompol Dony Alexander di Medan, Rabu (21/5/2014).

Ia menilai, saat ini masyarakat di Kota Medan, khususnya di Kampung Kubur telah berani memberikan informasi tentang adanya praktik jual beli narkorba di daerah tersebut.

"Kita mengucapkan terima kasih karena masyarakat telah berani memberikan informasi tentang adanya praktek jual beli narkoba. Penggerebekan ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat," katanya.

Dijelaskannya, penggerebekan  yang dilakukan Satresnarkoba Polresta Medan semata-mata untuk membersihkan Kampung Kubur dari maraknya peredaran narkoba.

"Kita tidak akan berhenti sampai di sini dalam memberantas peredaran narkoba di sana," katanya.

Ia menilai, banyak yang mencari keuntungan dengan menjual barang haram tersebut di Kampung Kubur.

"Sebenarnya banyak orang luar yang menempati Kampung Kubur untuk menjual barang haram itu. Makanya, kita ingin agar nama Kampung Kubur bersih dari imej masyarakat yang menyatakan sebagai sarang narkoba dan judi," katanya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan Polresta Medan
Ramadhan Pohan Bakal Kembali Diperiksa Poldasu
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Savita Bantah Sebagai Perantara Kasus Penipuan Ramadhan Pohan
Terkait Laporan Ramadhan Pohan, Penyidik Lakukan Pemeriksaan Terhadap Savita
Ditetapkan Tersangka, Kuasa Hukum Nilai Justru Ramadhan Pohan Jadi Korban
komentar
beritaTerbaru
hit tracker