Rabu, 27 Mei 2026

Garis: Usut Dugaan Korupsi Gus Irawan Pasaribu!

Rabu, 30 Januari 2013 22:07 WIB
Garis: Usut Dugaan Korupsi Gus Irawan Pasaribu!
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Anak Rakyat Indonesia (Garis) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan Abdul Haris Nasution, Medan, Sumatera Utara, Rabu (30/01/2013). Mereka meminta Kejati Sumut mengusut dugaan korupsi di PT Bank Sumut sejak Tahun 2005 yang diduga melibatkan Calon Gubernur Sumatera Utara Gus Irawan Pasaribu.

Massa dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan Koordinator Aksi Azwar El Azam mengatakan, dugaan korupsi kredit macet di PT Bank Sumut Tahun 2005, 2006 dan 2007 yang mencapai Rp4,1 triliun dan merupakan temuan Badan Pemeriksa Keuangan terbagi dalam beberapa hal yang diantaranya korupsi dalam pemberian kredit, penempatan dana, restrukturisasi dalam penyelesaian kredit macet dan penempatan serta penyaluran BLBI.

Sementara Koordinator Lapangan Hasbi Harahap dalam orasinya menyatakan dugaan korupsi yang diduga terjadi di Tahun 2005 yaitu terdapat kredit macet sebesar Rp273,3 M dan Tahun 2006 BPK mendapatkan 7 temuan di PT Bank Sumut senilai Rp31,3 M sedangkan di Tahun 2007 terdapat temuan sebesar Rp245,5 M dan dari hasil pemeriksaan secara uji petik atas 12 berkas SPK pada PT Bank Sumut Cabang Utama Medan sebesar Rp17,1 M diketahui ada 9 berkas diantaranya senilai Rp11,1 M tidak dilengkapi dengan hasil pengawasan dan pemantauan lapangan.

Untuk itu mereka meminta Kejagung mencopot Pimpinan Kejati Sumut apabila tidak mampu menuntaskan kasus korupsi di Sumut dan meminta Kejagung dan KPK untuk mengambil alih kasus dugaan korupsi di PT Bank sumut.

Aksi diterima Kasipenkum Kejati Sumut Marcos Simaremare. Marcos mengatakan, jika masyarakat memiliki bukti-bukti terkait dugaan korupsi untuk dapat memberikannya ke Kejati Sumut.

“Kami minta saudara-saudara yang mempunyai bukti-bukti terkait dugaan korupsi yang anda sampaikan mohon berikan kepada kami agar kami dapat menindaklanjutinya,” kata Marcos.

Selain melakukan orasi massa, Garis juga melakukan aksi teatrikal dengan menyeret orang yang menggunakan topeng berwajah Gus Irawan ke tengah jalan. Aksi ini sempat mengakibatkan kemacetan panjang di sekitar Jalan AH Nasution yang menuju Jalan Jamin Ginting. (BS-035)

Tags
beritaTerkait
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD
Pemko Binjai Ikuti Peluncuran Indikator MCP Tahun 2025 Secara Virtual Bersama KPK RI
Pemko Medan Ikuti Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi MCP 2025
Hukuman Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Diperberat MA Jadi 13 Tahun Penjara
Penjelasan Pertamina soal Impor Minyak Mentah yang Tersangkut Kasus Korupsi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker