Eko Purdjianto Akui PSMS Kesulitan Usai Kehilangan Ridzar saat Hadapi PSPS
beritasumut.com PSPS Pekanbaru sukses menaklukkan PSMS Medan dengan skor 21 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Kah
Olahraga
beritasumut.com - Penyusunan Rencana Induk Kelitbangan (RIK) diperlukan untuk menjawab tantangan dan dinamika dalam penyelenggaraan pemerintahan guna mendukung peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan, Mansursyah, Jumat (11/08/2023) saat membuka Seminar Penyusunan Rencana Induk Kelitbangan (RIK) Tahun Anggaran 2023 di Hotel Grand Antares Medan.
"Untuk itu, kita harus bisa benar-benar serius memetakan berbagai isu strategis terkait rencana pembangunan Kota Medan," ujarnya.
Dihadapan para peserta Mansursyah menyampaikan, berbagai potensi, masalah, tantangan dan peluang kelitbangan Kota Medan harus bisa dipetakan agar Rencana Induk Kelitbangan yang disusun bisa menjawab isu strategis untuk pembangunan jangka panjang Kota Medan.
"Semoga saudara sekalian mampu mencurahkan segenap tenaga dan pikiran selama kegiatan ini agar kita mampu menghasilkan Rencana Induk Kelitbangan terbaik untuk menciptakan Kota Medan yang penuh berkah, maju dan kondusif," harapnya.
Mansursyah juga mengatakan, mereka yang ditugaskan di lembaga bidang penelitian dan pengembangan bukanlah orang terbuang. Paradigma lama yang menyatakan bahwa litbang sebagai akronim dari kata “sulit berkembang” harus diubah menjadi “elit dan membanggakan”.
"Sejatinya saudara sekalian seharusnya difungsikan sebagai ujung tombak penghasil berbagai rekomendasi kebijakan pemerintah daerah yang bersandar pada data hasil penelitian alias science based policy making maupun evidence based policy making yang valid dan memiliki metodologi penelitian yang sistematis dan bisa dipertanggungjawabkan secara akademis," paparnya.
[br] Pemerintah sendiri, lanjutnya, telah menetapkan bahwa penguatan BRIDA ini harus dilakukan dengan prinsip “BRIDA KOMPAK” (Badan Riset dan Inovasi Daerah yang Kolaboratif, Optimis, Mandiri, Proaktif, Agile dan Kompetitif). Dia menambahkan, fokus BRIDA adalah sebagai pihak yang mampu memicu dan memacu kolaborasi dengan berbagai pihak/multi pihak yang telah ada di daerah sehingga mampu memunculkan banyak riset dan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah tersebut.
"Pihak yang paling potensial untuk dirangkul dalam pelaksanaan riset dan inovasi tersebut antara lain adalah kalangan akademisi, pihak industri swasta, serta berbagai pihak lain yang bisa diajak menjadi mitra pembangunan ekonomi daerah berbasis ekonomi kreatif," ucapnya.(BS07)
beritasumut.com PSPS Pekanbaru sukses menaklukkan PSMS Medan dengan skor 21 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Kah
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan mengincar kemenangan saat menghadapi PSPS Pekanbaru pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadio
Olahraga
beritasumut.comSeorang pengedar dan lima pemakai sabu dicokok personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang dan Badan Nark
Peristiwa
beritasumut.com Produktivitas dan keseriusan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) dalam menyelamatkan generasi b
Peristiwa
beritasumut.com Belasan siswa SD Negeri 060870 di Jalan Krakatau, Medan, Sumatera Utara dilarikan ke Rumah Sakit Imelda Medan setelah menga
Peristiwa
beritasumut.com Polda Sumatera Utara (Sumut) mengamankan dua penumpang pesawat di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang,
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Deli Serda
Peristiwa
beritasumut.com Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara (Sumut) kembali mempercayakan kepemimpinan organisasi kepada Aris Rinaldi Na
Peristiwa
beritasumut.com Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru, Irjen Pol Sonny Irawan, SIK, MH mendapat sambutan adat dan penghormatan jajar saa
Peristiwa
beritasumut.com Ketua Umum (Ketum) Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait, menyampaikan keprihatinan atas dugaan
Peristiwa