Rabu, 20 Mei 2026

Atribut Bernuansa Politik Rugikan Balon Perseorangan

Kamis, 14 Desember 2017 14:40 WIB
Atribut Bernuansa Politik Rugikan Balon  Perseorangan
beritasumut.com/BS05
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Para pengendara dan warga yang melintasi Jalan Umum Beringin-Lubuk Pakam, Desa Emplasemen Kualanamu, Kecamatan Beringin pada Kamis (14/12/2017) dihebohkan dengan adanya spanduk bernuansa politik.
 
Spanduk itu bertuliskan “Mari Sukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang Tahun 2018 (27 Juni 2018) Hati-Hati KTP Saudara Disalah Gunakan Untuk Dukungan Pasangan Calon Perseorangan”.
 
Para pengendara pun dibuat bingung dengan adanya spanduk ini. "Bernuansa politik kali isi spanduknya. Apalagi setau saya KPU Kabupaten Deliserdang baru menyelesaikan verifikasi administrasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang dari jalur perseorangan (independen). Kalau seperti ini masyarakatkan jadi bingung," ujar Yoto pengendara sepeda motor.
 
Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Deliserdang, Asman Siagian yang dikonfirmasi terkait hal ini menegaskan pihaknya akan menelusuri siapa yang memasang spanduk tersebut. "Kita akan menelusuri siapa yang memasang spanduk tersebut dan mengecek kebenarannya," tegasnya.
 
Menurut Asman, pihaknya juga mendapatkan laporan adanya spanduk yang isinya tidak jauh berbeda di Kecamatan Percut Sei Tuan. "Kalau yang di Percut Sei Tuan yang memasang bukan Panwas Kecamatan Percut Sei Tuan," terangnya.
 
Lanjut Asman, pihaknya masih memusyawarahkan apakah akan membawa ke jalur hukum atau tidak terkait pemasangan spanduk tersebut. "Belum sampai ke tahap proses hukum, kita akan telusuri dulu baru diputuskan apakah menempuh jalur hukum atau tidak," jelasnya.
 
Sementara itu, Ketua DPD Perindo Deli Serdang Sofyan Nasution SE yang juga calon Bupati Deliserdang berpasangan dengan Hj Jamilah SH yang dimintai tanggapannya terkait adanya spanduk tersebut mengatakan spanduk tersebut bernuansa kampanye hitam (black campaign).
 
Tidak hanya itu, lanjut Sofyan, dengan adanya spanduk tersebut pihaknya merasa terzolimi. "Kami kecewa dengan pemasangan spanduk tersebut, kami merasa terzolimi. Kami yang maju dari jalur perseorangan (independen) bukan penjahat," tegasnya.
 
Meskipun merasa terzolimi, namun menurut Sofyan Nasution pihaknya tidak akan menempuh jalur hukum. "Kami memang merasa terzolimi, tapi kami tidak akan menempuh jalur hukum. Kami ikhlas menerimanya, biarkan masyarakat yang menilai," pungkasnya.
 
Sofyan pun menjelaskan pihaknya juga mendapat laporan dari masyarakat, spanduk yang isinya tidak jauh berbeda juga ada di Kecamatan Percut Sei Tuan. "Kalau di Percut Sei Tuan spanduknya di bawah spanduk saya," jelasnya.(BS05)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja
Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024
Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov
Ada Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi MK, Ini Pembelaan Diri KPU di DPR
MK Putuskan Pilkada Pasaman Diulang, Cawabup Eks Napi Didiskualifikasi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker