Sabtu, 26 September 2026

Loedy Awaloedin Thayeb Sesalkan Nama Besar Cipayung Tercoreng Syahwat Politik Oknum Tertentu

Senin, 04 September 2017 23:04 WIB
Loedy Awaloedin Thayeb Sesalkan Nama Besar Cipayung Tercoreng Syahwat Politik Oknum Tertentu
BERITASUMUT.COM/BS03
Aktivis Cipayung Plus silaturahmi dengan Erry Nuradi akhir tahun lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Ketidaksukaan terhadap Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi yang dilontarkan aktivis kelompok Cipayung Plus dalam diskusi mengusung topik 'Quo Vadis Pembangunan Sumatera Utara' yang dihadiri Effendi MS Simbolon di Hotel Santika Medan, Sabtu (02/09/2017), dinilai mencoreng nama besar Cipayung sendiri.
 
"Pernyataan yang mengatasnamakan aktivis kelompok Cipayung Plus Sumut sebagai syahwat dari oknum politisi yang ingin bersaing dalam Pemilihan Gubernur Sumut di Pilkada 2018 mendatang. Kami prihatin dan menyesalkan kritisi yang ditujukan kepada Erry Nuradi sebagai bentuk 'pesanan' tersebut," terang Loedy Awaloedin Thayeb kepada wartawan Senin (04/09/2017).
 
Sebagai mantan pimpinan aktifis kelompok Cipayung Loedy merasa prihatin karena kritisisasi yang dimunculkan baru-baru ini mengundang berbagai pertanyaan."Mahasiswa kritis, sudah seharusnya. Tapi nama besar kelompok Cipayung sudah terukir dengan tinta emas dalam perjalan sejarah bangsa ini yang sampai tercoreng karena syahwat politik oknum tertentu," ucap Loedy.
 
Yang menjadi pertanyaan, lanjut Loedy, apakah kritisisasi yang muncul itu sebagai ungkapan keprihatinan atas kemurnian rasa ikut bertanggung jawab akan keadaan Sumatera Utara saat ini. Atau malah lebih sebagai pesanan sponsor atas rivalitas menjelang kontestasi Pilgubsu yang tidak lama lagi. Hal ini menurut Loedy patut dipertanyakan.
 
"Pasalnya forum Cipayung Plus yang seharusnya sakral dan bebas terkontaminasi virus atau kepentingan politik pihak manapun, nyatanya menjadi hambar karena kehadiran salah seorang kader salah satu Partai Politik yang juga berambisi untuk maju di Pilkada Sumut," sesalnya.
 
Loedy juga mengaku sedih dan meminta agar jangan mengorbankan nama besar kelompok Cipayung yang dengan susah payah dahulu dirinya bersama rekan-rekan Kelompok Cipayung memperjuangkannya dalam suasana Rapresive Orde Baru."Jangan gunakan nama Kelompok Cipayung kalau mau bermain politik praktis. Apalagi jika ada sesuatu imbalan politik murahan," pungkasnya.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja
Gubernur Sumut Akan Kuliahkan Kakak Beradik Yatim Piatu di Nias, Hingga Tamat
Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024
Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov
Ada Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi MK, Ini Pembelaan Diri KPU di DPR
komentar
beritaTerbaru
hit tracker