Kompolnas Selidiki Kematian Mantan Istri Polisi di Medan
beritasumut.com Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menindaklanjuti penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota
Peristiwa
Beritasumut.com-Seluruh kawasan titik genangan air yang ada di Kota Medan menjadi prioritas yang akan diperbaiki Pemerintah Kota Medan, namun kawasan yang memiliki frekuensi genangan air lebih tinggi terlebih dahulu dikerjakan dan di susul kawasan-kawasan lainnya.
Hal ini di sampaikan Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi saat menjadi narasumber dalam talk show Kontak Publik yang disiarkan langsung melalui Stasiun TVRI Sumut, Senin (3/10/2016). Selain Wakil Walikota, hadir pula pengamat lingkungan Saut Siagian.
Dalam kesempatan tersebut Akhyar mengatakan, sedikitnya ada 53 titik genangan air dikota Medan yang kondisinya cukup parah, ini harus terlebih dahulu dikerjakan agar kondisinya tidak semakin parah. "Kita sudah mendata titik-titik genangan air mana saja yang kondisinya cukup parah, ini harus segera kita benahi, setelah itu baru kita benahi kawasan lainya," kata Akhyar.
Untuk tiga tahun kedepan, lanjut Akhyar, Pemko Medan akan fokus memperbaiki infrastruktur kota seperti perbaikan drainase, perbaikan jalan, perbaikan lampu penerangan jalan, taman-taman kota dan lainnya, sehingga diharapkan di tahun 2018 seluruh infrastruktur kota sudah selesai diperbaiki.
"Saat ini kita tengah melakukan berbagai perbaikan infrastruktur, salah satunya perbaikan jalan dan drainase, Kita menargetkan tahun 2018 seluruh infrastruktur kota bisa diperbaiki seluruhnya, minimal bisa selesai hingga 95%,"jelas Akhyar.
Untuk mencapai target tersebut, Akhyar berharap agar masyarakat ikut mendukung pembangunan ini, dengan cara menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
"Saya berharap masyarakat peduli dengan lingkungan disekitarnya, jangan lagi membuang sampah ke parit, karena itu yang dapat membuat parit tersumbat sehingga terjadi banjir, dan masyarakat juga jangan lagi mendirikan bangunan diatas drainase karena akan menggangung fungsi dari drainase tersebut,"harap Akhyar.
Sementara itu Saut Siagian selaku pengamat lingkungan berpendapat saat ini secara global perubahan cuaca sangat cepat berubah khususnya di kawasan asia. Dimana cuaca tidak bsa diprediksi. Terkadang terjadi hujan yg sangat lebat namun terkadang pula terjadi kekeringan yg terlampau panjang. Hal ini dipengaruhi perubahan hutan yg signifikan, termasuk juga hutan yg ada di sekitaran kota medan seperti di daerah Berastagi dan Deli Serdang.
"Dari catatan saya setidaknya dalam kurun empat tahun terkahir ribuan hektar hutan telah habis dan beralih fungsi, ini yang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir di berbagai wilayah termasuk di Kota Medan," ungkap Saut.(rel)
beritasumut.com Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menindaklanjuti penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan menerima audiensi resmi dari jajaran pimpinan Binus University pada Rabu (23/9/
Pendidikan
beritasumut.com Seorang pria berinisial IH (27) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang karena kepemilikan narkotika jenis s
Peristiwa
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap peredaran narkoba di Jalan Lintas Sumatera, Pek
Peristiwa
beritasumut.com Seorang oknum prajurit TNI berinisial MJA alias Zaki terekam kamera CCTV diduga membawa kabur sepeda motor rekan kerjanya d
Peristiwa
beritasumut.com Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) diringkus personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan karena mengedarkan sabu
Peristiwa
beritasumut.com Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar P
Pendidikan
beritasumut.com Seorang penumpang bus travel inisial FYM ditangkap personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan. FYM diduga m
Peristiwa
beritasumut.com Seorang mahasiswa menjadi korban begal saat melintas di kawasan lahan garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kab
Peristiwa
beritasumut.comSebagai langkah nyata dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan memfasil
Ekonomi