Selasa, 13 Oktober 2026

Bupati Deli Serdang: Proyek Bendungan Lau Simeme Miliki Nilai Tambah Bagi Masyarakat Sekitar

Rabu, 03 November 2021 20:15 WIB
Bupati Deli Serdang: Proyek Bendungan Lau Simeme Miliki Nilai Tambah Bagi Masyarakat Sekitar
BERITASUMUT.COM/BS05
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2022. Saat ini proses pembangunan bendungan tersebut sudah mencapai 60%.

Proyek Strategis Nasional bernilai proyek Rp1,3 triliun tersebut antara lain berfungsi untuk mereduksi banjir di Sumut sebesar 16,17 meter kubik per detik, penyediaan air baku sebesar 3.000 liter per detik. Serta dapat menyediakan listrik sebesar 2,9 mega watt hingga jadi destinasi wisata. Dengan kedalaman mencapai 170 meter dan bentangan seluas 5 km, bendungan tersebut dapat menampung air sebanyak 17 juta kubik.

Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan meminta proyek tersebut memiliki nilai tambah bagi masyarakat sekitar yang secara keseluruhan terdampak pembangunan. Ia meminta masyarakat Deli Serdang mendapat suplai listrik dan air lebih banyak."Selain itu, pihak proyek juga harus meminimalisir dampak pembangunan yang mengenai masyarakat," terang H Ashari Tambunan saat temu ramah bersama Tokoh masyarakat di Jambur Sada Arihta, Desa Tanjung Sena, Kecamatan Biru-biru, Deli Serdang, Selasa (2/11/2021).

Baca Juga:

Baca Juga : Warga Berharap Polisi Gempur Markas Judi Tembak Ikan Jalan HM Puna Sembiring di Tanjung Anom

"Tolong berikan nilai tambah, dan ketika proyek ini selesai, masyarakat bisa memperoleh manfaat, biarlah masyarakat kita ini yang pertama mendapat fasilitas wisata dan jatah air dan suplai listrik yang lebih banyak," kata Bupati lagi.

Baca Juga:

Menurut Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, proyek bendungan ini sudah direncanakan sejak lama. Saat disampaikan kepadanya, target proyek selesai pada 2023, namun dirinya meminta agar proyek tersebut lebih cepat selesai. Hingga akhirnya ditargetkan menjadi pada tahun 2022.

Gubernur meminta agar di minimalisir dampak pembangunan tersebut. Diupayakan tidak ada masyarakat yang dirugikan lantaran proyek tersebut. Misalnya untuk pembebasan lahan masyarakat yang terkena proyek, diganti sesuai dengan nilai yang telah ditentukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik yang independen."Segala resiko atau dampak pembangunan kita minimalisir, kita usahakan," kata Edy Rahmayadi, terkait pembangunan Bendungan Lau Simeme. (BS05)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Gerebek Rumah Lapak Narkoba, Polresta dan BNNK Deli Serdang Amankan Seorang Pengedar
LPA Deli Serdang: Perdamaian Bukan Akhir Penanganan, Pemulihan Anak Harus Dipastikan
Dituduh Tak Berizin, Kuasa Hukum Misnan Aljawi Beri Tenggat 1 x 24 Jam: Ralat atau Kami Lapor Polisi
Polresta Deli Serdang Ringkus Penjambret Nenek 80 Tahun, Satu Pelaku Diburu
Duo Pengedar Sabu di Pantai Labu Dicokok Polisi
Tak Terima Dipukul, Abang Tikam Adik Ipar hingga Tewas di Tanjung Morawa
komentar
beritaTerbaru
hit tracker