Senin, 07 September 2026

Perketat PPKM, Kapolda Sumut Perintahkan Kapolres Tingkatkan Operasi Yustisi

Jumat, 09 Juli 2021 11:00 WIB
Perketat PPKM, Kapolda Sumut Perintahkan Kapolres Tingkatkan Operasi Yustisi
beritasumut.com/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Kapoda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak memerintahkan Kapolres jajaran agar meningkatkatkan operasi yustisi. Hal ini untuk menegaskan jam operasioal bagi pelaku-pelaku usaha serta kegiatan-kegiatan perkantoran.

"Tempat kerja pada zona merah dilakukan dengan menerapkan Work From Home (WFH) 75% dan Work From Office (WFO) 25%. Selain Zona Merah pembatasan dilakukan dengan menerapkan WFH 50% dan WFO 50%," jelasnya, Jumat (09/07/2021).

Karena itu, Kpolda juga meminta pelaku usaha, masyarakat dan pekerja mematuhi peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang diterapkan pemerintah daerah mulai tanggal 6-20 Juli mendatang.

Panca menyebutkan, pelaksanaan kegiatan di pusat perbelanjaan, mall, pusat perdagangan diterapkan pembatasan jam operasional sampai pukul 17.00 WIB dan pembatasan kapasitas pengunjung 25% dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Begitu juga dengan halnya warung makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan lain-lain.

"Saya perintahkan Kapolres dan Kapolsek bersama dengan TNI, Satpol PP dan satgas Covid-19 serta gandeng potensi masyarakat lainnya diwilayah masing-masing agar mengoptimalkan operasi yustisi secara masif, antisipasi potensi kerumunan yang mungkin terjadi selama perpanjangan PPKM Mikro baik yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi, perkantoran atau kegiatan yang dapat melanggar protokol kesehatan. Berikan sanksi tegas bagi para pelaku usaha yang melanggar," tegasnya.

Sedangkan tempat hiburan lainnya seperti seperti klub malam, diskotik, pub, karoke, bar/rumah minum, griya pijat, spa dan area permainan ketangkasan lainya lanjut Panca, pembatasan jam operasional sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50% dan protokol kesehatan ketat.

[br] Untuk itu dia mengajak elemen masyarakat baik itu organisasi masyarakat, kelompok sosial masyarakat hingga civitas akademik untuk turut serta berkolaborasi dengan TNI-Polri dalam rangka mempercepat akselerasi proses vaksinasi, dengan tujuan segera terwujudnya kekebalan kelompok atau herd immunity.

"Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi, kita harus bersama-sama menjaganya. Oleh karenanya ketaatan masyarakat merupakan kunci keberhasilan menekan penyebaran Covid-19," pungkasnya.(BS04)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Polisi Militer TNI Akan Menggelar Operasi Gaktib dan Yustisi Sepanjang Tahun 2024
Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera
Sumut Masuk Finalis PPKM Award, Metode Penanganan Covid-19 Jadi Blue Print di Masa Mendatang
Kepada Tim Juri PPKM Award, Edy Rahmayadi Paparkan Strategi Sukses Penanganan Covid-19 di Sumut
Polrestabes Medan Hadiri Interview PPKM Awards Tahun 2023 di Rumah Walikota Medan
Meski PPKM Dicabut, Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Tetap Dilakukan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker