Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dalam rangka menyambut Hari Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020 (Nataru), Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani salurkan tali asih kepada 700 Kepala Keluarga (KK) di dua kecamatan, yaitu 600 KK warga Kecamatan Badiri di Gereja HKBP Hutabalang dan 100 KK warga Kecamatan Sibabangun di Aula Kantor Camat Sibabangun, Kabupaten Tapteng.
Bupati didampingi Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Rahmansyah Sibarani SH mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2020 kepada masyarakat Tapteng.
"Saya sebagai Bupati Tapanuli Tengah bersama Wakil Bupati Bapak Darwin Sitompul, atas nama Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah, serta atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan Selamat Hari Natal 25 Desember 2019 dan Selamat Tahun Baru 2020 kepada Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian, warga Kecamatan Badiri dan Sibabangun yang merayakannya," kata Bupati dilansir dari laman tapteng.go.id, Minggu (22/12/2019).
Bupati menjelaskan bahwa tali asih yang diberikan ini merupakan bagian dari tali asih yang diberikan kepada 8.000 kepala keluarga, masyarakat Tapteng. Masing-masing keluarga akan menerima bantuan tali asih berupa 5 kg Beras, 2 botol Sirup, dan Uang Rp. 200.000. Total tali asih yang akan disalurkan, yaitu Rp. 1,6 milyar, 40 ton beras, dan 16.000 botol sirup.
“Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian, hari ini kami memberikan tali asih untuk warga Kecamatan Badiri sebanyak 600 paket dan warga Kecamatan Sibabangun 100 paket. Tali asih ini berasal dari bantuan pribadi kami Bupati dan Wakil Bupati, dan Saudara kita ASN Pemkab Tapanuli Tengah umat Kristiani, juga ditambah bantuan dari perusahaan-perusahaan yang berada di Kabupaten Tapanuli Tengah," kata Bupati seraya menambahkan jika pemberian tali asih ini telah dilakukan sejak tahun 2018 dan setiap tahunnya akan dilaksanakan selama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tapteng.
Di kesempatan itu, Bupati memaparkan selama dua tahun berjalan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Tapteng fokus membangun infrastruktur, seperti jalan dan jembatan yang menjangkau wilayah perdesaan, serta sarana dan prasarana lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapteng. Pemkab Tapteng juga membangun dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, perekonomian, dan sektor-sektor lainnya.
Bupati juga memaparkan saat ini fokus memberantas narkoba dan berbagai usaha dan tempat maksiat. 973 tempat usaha maksiat telah ditutup di wilayah Tapteng. Minimal Rp. 973 juta uang masyarakat per hari diselamatkan dari usaha-usaha maksiat itu jika setiap tempat maksiat menyedot Rp. 1 juta uang masyarakat per hari.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengkampanyekan pemberantasan narkoba di wilayah Tapteng."Bapak Ibu, Saudara-saudara sekalian, kami ingatkan lagi kepada kita semua bahwa mulai 1 Januari 2020, akan berlaku peraturan desa/kelurahan atas sanksi sosial yang diberikan kepada warga Tapanuli Tengah yang terlibat Narkoba. Jika ada yang memakai Narkoba dan tertangkap, serta diproses hukum akan diusir selama 15 tahun tidak dapat kembali ke Kabupaten Tapanuli Tengah. Untuk Bandar dan/atau Pengedar Narkoba tertangkap dan diproses hukum maka tidak dapat lagi kembali selamanya ke Kabupaten Tapanuli Tengah," jelasnya.
"Pemberantasan narkoba kita lakukan untuk dapat melindungi generasi bangsa ini dari bahaya dan kerusakan yang ditimbulkan penyalahgunaan narkoba. Kita semua ketahui, narkoba merupakan musuh negara, musuh kita bersama. Narkoba dapat merusak generasi bangsa,” ujar Bupati lagi.
“Saya Bupati bersama Wakil Bupati, dan jajaran menyatakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat bisa lebih ditingkatkan. Kami tidak manusia sempurna, sudah barang tentu kami memiliki dosa karena kami bukan orang yang sangat sempurna. Setiap persoalan pasti ada jalan keluar karena Tuhan tidak menguji seseorang melainkan di batas kemampuannya menerima cobaan itu. Banyak orang mengeluh akibat kemampuan yang kurang pada dirinya tetapi sedikit orang yang bersyukur akan nikmat Tuhan akan kelebihan yang ada pada dirinya. Yakinkan, bagi Tuhan tak ada yang mustahil,” kata Bupati.
Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu (PMPPTSP) Tapteng, Drs Erwin Marpaung yang juga selaku Ketua Lembaga Sosial Peduli Kasih Tapteng, Plt Camat Badiri Ernawati Pohan, Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Badiri, masyarakat, serta undangan lainnya. Juga di Kecamatan Sibabangun dihadiri oleh Camat Sibabangun Maslina dan jajaran, Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Sibabangun.(BS09)
Tags
beritaTerkait
komentar