Minggu, 09 Agustus 2026

Kemenhub Komitmen Perbaiki Terminal-Terminal Tipe A di Seluruh Indonesia

Sabtu, 18 Mei 2019 23:15 WIB
Kemenhub Komitmen Perbaiki Terminal-Terminal Tipe A di Seluruh Indonesia
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen untuk memperbaiki dan merenovasi terminal-terminal tipe A di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang yang menggunakan angkutan bus. 
 
“Dalam jangka menengah kami memang berencana untuk merenovasi dan memperbaiki terminal-terminal tipe A di seluruh Indonesia. Selama ini kami tidak dapat anggaran, tapi tahun depan mungkin akan dapat alokasi anggaran yang memadai,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dilansir dari laman dephub.go.id, Sabtu (18/05/2019).
 
Menhub berjanji akan bicara dengan Menteri Keuangan terkait anggaran renovasi terminal ini. Ia yakin bisa mendapatkan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan. “Anggarannya kita harapkan dapat yang besar. Bila dapat katakanlah Rp. 500 milyar, masing-masing terminal bisa dapat Rp. 10 milyar. Minimal di terminal itu ada lounge, WC yang bagus dan nyaman. Karena banyak sekali terminal yang masih perlu perbaikan. Karena ini juga ada kaitannya dengan pariwisata di daerah,” sebutnya.
 
Selain perbaikan terminal Menhub juga meminta kepada pengusaha bus untuk memperbaiki level of service, yakni memperbaiki bus.“Kalau busnya sudah reot, orang tidak akan mau naik, tapi kalau busnya “kinclong” orang akan tertarik,” ujarnya.
 
Menhub menambahkan bahwa keinginan untuk mengembangkan bus sebagai angkutan utama sudah ada sejak tahun lalu. Karena kebanyakan yang naik bus ini adalah masyarakat menengah ke bawah.“Keinginan kami mengembangkan bus sebagai angkutan utama sudah ada sejak tahun yang lalu, terbukti ada beberapa produk yang mencoba dengan kelas khusus itu sukses. Jadi dia buat bus baru dengan tarif yang mahal itu relatif sukses. Bahwasanya mobil pribadi menjadi favorit sekarang itu mungkin. Tapi untuk jangka panjang minimal tahun depan itu tidak terjadi lagi". 
 
"Kita tahu bahwa permintaan akan bus ini naik tiga kali lipat, berita itu menggembirakan untuk kita, karena mereka tidak memilih kendaraan pribadi, kendaraan pribadi memang membuat kemacetan, resiko lalu lintasnya juga banyak, kita kan tidak bisa memaksa hak individu untuk menggunakan kendaraan pribadi, jadi kita mengedukasi agar kita prefer dengan angkutan massal khususnya bus,” sambungnya.
 
Sementara itu pada kesempatan yang sama Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyampaikan bahwa sesuai kebijakan baru pihaknya akan memperpanjang usia armada angkutan umum dari sebelumnya 5 tahun menjadi 10 tahun. Dengan begitu, pengusaha bisa lebih menghemat biaya investasinya. Menurutnya langkah ini diambil sebagai upaya mengurangi bahkan menghilangkan angkutan umum gelap.
 
Konsekuensi dari penambahan umur kendaraan ini, setiap Perusahaan Otobus (PO) harus mempunyai sistem manajemen keselamatan (SMK), serta disetiap unit bus harus dipasang GPS.“Usia kendaraan diperpanjang, tapi aturannya akan diperketat. Dengan SMK dan GPS disetiap unit bus tersebut, dimaksudkan agar bisa meningkatkan keselamatan transportasi jalan,” pungkas Dirjen Budi.(BS09)
 

Tags
beritaTerkait
Dukung Kelancaran Distribusi Energi, Pertamina Sumbagut Perkuat Sinergi dengan BIN Sumut
Pertamina Sumbagut Perkuat Keandalan Distribusi Energi, Dorong Penggunaan Lebih Bijak
Pertamina Sumbagut Berikan Layanan Porter Gratis bagi Pemudik di Bandara Kualanamu
Pegadaian Kanwil 1 Medan Lepas 250 Pemudik Lebaran
Pertamina Sumbagut Pastikan Kesiapan Avtur Dukung Penerbangan Mudik Idulfitri 2026
Pelepasan GoMudik, Menko AHY Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker