PN Medan Diminta Segera Eksekusi Klaim Nasabah PT Verena Multifinance
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
beritasumut.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok ke level Rp 6.000an pada penutupan perdagangan Jumat (7/2/2025) kemarin. Penurunan IHSG pada hari yang sama juga terjadi pada pembukaan perdagangan di level 6.875,53 dengan level tertinggi 6.875,59 dan terendah 6.656,72.
Sementara pada penutupan, berdasarkan data RTI Business, IHSG terkoreksi hingga 132,960 poin ke level 6.742,57 atau melemah 1,93%. Volume transaksi tercatat 17,29 miliar, turnover Rp 13,06 triliun dengan frekuensi transaksi 1.318.700. Sebanyak 191 saham tercatat menguat, 417 saham melemah, dan 188 saham tidak mengalami pergerakan.
Anjloknya IHSG juga diikuti saham-saham finansial yang juga melemah cukup dalam. Dalam hal ini, saham perbankan mayoritas terkoreksi. PT Bank Tabungan Negara (BTN) misalnya, terkoreksi ke level Rp 965 per lembar saham atau melemah 0,52% pada penutupan perdagangan Jumat kemarin.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan koreksi terhadap saham perbankan kompak terjadi tidak hanya BTN, melainkan juga perbankan besar lainnya seperti PT Bank Central Asia (BCA). Tak hanya itu, mayoritas saham Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) juga disebut terkoreksi.
Ia beranggapan, koreksi yang terjadi pada mayoritas saham perbankan terjadi lantaran tingkat kepercayaan investor terhadap likuiditas bank menurun. Penurunan tingkat kepercayaan juga sebelumnya telah diproyeksikan terjadi di tahun 2025.
"Semua melihat memang tahun 2025, termasuk analis yang bilang, kenapa pada lepas saham bank-bank di Indonesia, bukan cuma Himbara, hampir seluruh bank sampai dikoreksi, karena mereka melihat tepatnya likuiditas. Intinya itu. Jadi mereka nggak yakin pertumbuhan, para analis ya, tidak yakin pertumbuhannya seperti masa-masa sebelumnya," kata Nixon kepada wartawan di Istora Seyanan, Jakarta, Minggu (9/2/2025).
Ia mengakui, menjaga stabilitas likuiditas menjadi pekerjaan utama yang akan dilakukan perseroan. Pertumbuhan BTN sendiri, kata Nixon, diproyeksikan hanya sebesar 7% tahun ini.
[br] "Ini yang menjadi PR banget adalah karena memang menjaga pertumbuhan dengan likuiditas yang ketat yang bisa, karena kalau likuiditas mahal kan profit pasti turun. Sebenarnya itu juga sih. Karena kan bunga dana mahal. Saya juga kaget bank-bank besar seperti BCA saja terkoreksi pertumbuhannya ya. Kita juga 7%-an. Mungkin mirip-mirip lah yang lain," jelasnya.
Ketika disinggung aksi buy back saham, Nixon pun mengaku perseroan belum menentukan langkah tersebut. Pasalnya, dalam waktu dekat BTN juga akan melakukan akuisisi 100% saham unit syariah milik PT Bank Victoria Syariah (BVIS).
"Nah ditanya apakah kita ada buy bank, sementara kita lihat dulu dah. Karena gua ada aksi korporasi akuisisi syariah kan. Nggak bisa bareng," tutupnya.(dtc)
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi
beritasumut.comTransisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan
Peristiwa
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa
Suasana di depan Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mendadak tegang. Massa aksi Dewan Peduli Negri kali ini yang dipimpin oleh K
Peristiwa
beritasumut.com Hening malam waktunya istirahat bagi setiap orang. Namun kondisi dinginnya malam menjadi teman yang mengiringi perjalanan p
Sosok