Agustinus Sirait: Perlindungan Dua Anak di Sergai Harus Melibatkan Dinas P2KBP3A dan Pokja BSAN
beritasumut.com Ketua Umum (Ketum) Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait, menyampaikan keprihatinan atas dugaan
Peristiwa
beritasumut.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Adies Kadir mengungkap, rupiah terus melanjutkan tren pelemahan yang melampaui asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp 16.000 per dolar Amerika Serikat (AS).
Mulanya, ia menyebut sepanjang tahun 2024 rupiah terdepresiasi 4,16%. Sementara itu, ia menyebut rupiah juga mengalami pelemahan sepanjang awal tahun 2025. Dalam catatannya, Adies mengatakan pelemahan rupiah berada di level Rp 16.435 per dolar AS di tanggal 4 Januari 2025.
"Lalu beberapa hari terakhir, pelemahan berlanjut hingga menyentuh kisaran Rp 16.435 per US dolar Amerika Serikat pada 4 Januari yang lalu atau sudah di atas asumsi APBN sebesar Rp 16.000," kata Adies dalam acara Outlook Ekonomi DPR dipersembahkan oleh Komisi XI DPR RI bersama detikcom dan didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta, Rabu (5/2/2024).
Untuk memitigasi tren pelemahan rupiah, Adies menilai perlu adanya sinergitas otoritas fiskal, moneter, dan sektor keuangan serta stakeholder lainnya. Melalui sinergitas itu, diharapkan ada solusi yang konkret memitigasi tren pelemahan rupiah.
"Sekaligus kebijakan yang dapat mengambil manfaat terjadinya pelemahan nilai tukar, misalnya peningkatan ekspor, masuknya investasi langsung, aliran modal masuk, ataupun masuknya devisa dari misalnya sektor pariwisata atau ekonomi kreatif," tegasnya.
[br] Adapun lemahnya nilai tukar rupiah menjadi tantangan yang sebelumnya terlah diprediksi dan diantisipasi menyusul kebijakan kontroversi Presiden anyar Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Ia mengatakan, kebijakan moneter Trump dan the Fed yang memperlambat pemangkasan suku bunga berdampak langsung pada nilai tukar rupiah.
Dalam kondisi tersebut, AS dipercaya hendak memperkuat mata uang dolar di dunia yang membebani mata uang berbagai negara lainnya. Hal itu pun terwujud melalui Federal Open Market Committee (FOMC), di mana the Fed menahan suku bunganya.
"Kenyataan pertama, tanggal 30 Januari lalu Bank Sentral Amerika Serikat tetap menahan tingkat suku bunga Bank Sentral di kisaran 4,25% sampai 4,5% dengan pertimbangan antara lain, inflasi yang kembali merambat menjadi 2,9% pada Desember 2024 yang lalu," tutupnya.
(dtc)
beritasumut.com Ketua Umum (Ketum) Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait, menyampaikan keprihatinan atas dugaan
Peristiwa
beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut kedatangan Kapolda Sumut yang baru, Irjen Pol Sonny
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Batalyon Parako 463 Pasgat menorehkan catatan membanggakan dalam perjalanan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Bertemp
Politik & Pemerintahan
Presiden Prabowo meresmikan 204 satuan baru TNI untuk memperkuat postur pertahanan dan kesiapan operasional menghadapi dinamika keamanan.
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan kembali menunjukkan ketajamannya di kandang sendiri setelah membantai Persikad Depok dengan skor 40 dalam lanju
Olahraga
beritasumut.com Seorang residivis kembali masuk penjara usai ditangkap personel Polsek Binjai Kota. Pelaku yakni MC alias IRUM. Pria 40 tah
Peristiwa
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggagalkan peredaran 244 kilogram (kg) sabu dalam kurun
Peristiwa
beritasumut.com Tim Polsek Medan Kota menangkap pelaku spesialis bongkar rumah di Jalan Makmur, Gang Ganefo, Kelurahan Pasar Merah Timur, K
Peristiwa
beritasumut.com DSP Law Firm, kuasa hukum anggota DPRD Deli Serdang, Dr Misnan Aljawi SH MH, memberi peringatan terbuka terhadap sejumlah m
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi besar saat menjamu Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Pelatih Ayam K
Olahraga