KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Sepanjang 2026, Persekongkolan Tender Mendominasi
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
beritasumut.com-Transisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan memerhatikan inklusivitas yang berkeadilan. Di Indonesia sumber energi utama masih didominasi batubara. Desakan transisi energi kian mencuat, namun kenyataannya pembangunan listrik batubara masih terus berlangsung. Seperti di Pulau Sumatera, transisi energi masih belum sepenuhnya terlaksana.
Berdasarkan data dari Dinamisator Jejaring Sumatera Terang untuk Energi Bersih (STuEB), terdapat 33 unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara di Sumatera berkapasitas 3.566 Megawatt (MW). Lebih spesifik di Sumatera Utara (Sumut), ada dua PLTU batu bara dalam proses pembangunan sesuai RUPTL 2020. Ini menunjukkan kontributor utama krisis iklim sebesar 40 persen berasal dari batubara.
Tak hanya itu, energi batubara ini masih tetap penunjang utama. Musababnya pemerintah berencana menambah PLTU batu bara sebesar 4.000 Megawatt melalui Rencana Usaha Pemenuhan Tenaga Listrik (RUPTL). Anehnya, bila melihat Sumatera Utara kaya energi terbarukan yang dapat diolah menjadi lebih ramah lingkungan seperti air dan surya solar panel tetapi dominan PLTU batubara tetap dibangun.
Baca Juga:
Upaya dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan kian gencar, salah satu langkahnya dengan menurunkan emisi karbon yang dihasilkan PLTU berbasis batubara, terkhususnya di Sumut. Di tengah upaya ini, hadirnya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru di Sumut menjadi salah satu elemen mempercepat pengurangan emisi karbon.
PLTA Batang Toru menyimpan potensi dalam upaya mendukung dekarbonisasi. Jika beroperasi penuh, proyek ini diperkirakan mampu menekan emosi karbon sekitar 1,6 juta ton karbondioksida per tahun, dimana sebanding dengan penurunan emisi dari penghentian satu unit PLTU.
Baca Juga:
Namun, hadirnya Pembangunan PLTA Batang Toru yang dikembangkan PT North Sumatera Hydro Energy yang didukung Bank of China menuai pro kontra. Kelompok masyarakat sekitar dan perempuan yang berada di Tapanuli Selatan, Sumut tidak merasakan inklusivitas adanya PLTA ini yang digadang-gadang membawa manfaat pada masyarakat luas di sekitarnya. Mereka menilai PLTA ini mengancam kehidupan warga.
Para perempuan sekaligus ibu rumah tangga merasakan dampak dari segi kebutuhan akan rumah tangga seperti air untuk memasak, sumber pertanian untuk mencukupi kebutuhan pokok hilang, mengalami sakit kulit.
Salah satunya dirasakan seorang ibu rumah tangga, Suaidah yang menggantungkan hidupnya pada Sungai Batang Toru, dimana kehidupan ia dan keluarga merasakan kesulitan mendapatkan air dan terkena sakit kulit, sehingga sangat menolak hadirnya PLTA ini.
Ia juga menjadi garis terdepan bersama perempuan lain yang turut merasakan kerugian, dari segi pelanggaran komitmen terhadap lahan yang dibeli untuk areal pembangunan PLTA tidak sesuai dengan kesepakatan. Mereka para perempuan tangguh berada garis terdepan menolak dan merasakan transisi energy yang tidak inklusif.
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
beritasumut.com PSMS Medan berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championsh
Olahraga
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda usia 9 tahun (U9) dan usia 11 tahun (U11) meraih juara III bersama pada Piala Ngadima
Olahraga
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap dua pengedar sabu di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pant
Peristiwa
beritasumut.com Lagi istirahat di depan rumah tibatiba dipukul adik iparnya, membuat Erwin (41), warga Jalan Irian, Gang Pekong, Lingkunga
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi mempertahankan momentum positif saat bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pe
Olahraga
Kadin Sumut dan Pemprov Sumut memperkuat kolaborasi untuk mendorong investasi, hilirisasi, UMKM naik kelas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ekonomi
beritasumut.com KPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indonesi
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan strategis di
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menindaklanjuti penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota
Peristiwa