Rabu, 20 Mei 2026

Kasihan, Bocah Ini Lumpuh dan Gizi Buruk

Kamis, 22 Oktober 2015 22:36 WIB
Kasihan, Bocah Ini Lumpuh dan Gizi Buruk
Google
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Dua bocah Patricia Rahel Silalahi (8) dan Aqila Maulida (9 bulan) menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan.

Informasi dihimpun, Rabu (21/10/2015), Rahel yang merupakan putri keempat dari lima bersaudara pasangan Ani Boru Sagala (34) dan Sahat Silalahi (35) ini yang dirawat di Ruang Inap Anak 9, karena mengalami lumpuh lantaran tulang kakinya patah mendadak saat bermain.

Rahel yang merupakan warga Jalan Pukat Banting 1/Rel KA, Kecamatan Medan Dani ini mengalami lumpuh sejak umur 5 tahun. Tim medis RSUD Pirngadi menduga Rahel menderita Fractur Femur Dextra atau terputusnya kontiniutas tulang.

Sedangkan Aqila Maulida yang merupakan anak dari pasangan Asnah Murniati (41) dan Hamidi (53) warga Jalan Menteng 2 Gang Jermal 1 Ujung, Medan Denai, dirawat di Ruang Inap Anak 3, karena mengalami gizi buruk.

Orang tua Rahel, Ani Sagala, menuturkan saat kaki kanan putrinya patah, ia dan suami hanya bisa membawa Rahel ke pengobatan tradisional.

Hal itu dikarenakan mereka tidak sanggup membawa putrinya itu berobat ke rumah sakit, karena kondisi ekonomi rumah tangga yang sulit.

"Setelah dibawa beberapa kali ke pengobatan tradisional, Rahel sempat bisa jalan dan main, namun tidak lama tulang kakinya patah lagi. Bukan yang sebelah kanan aja, kiri juga," ujarnya.

Ani mengaku pernah mengurus BPJS Kesehatan dengan melaporkan data ke kepling. Namun hingga kini belum ada kejelasan.

"Sampai sekarang tidak ada kejelasan tentang PBJS itu. Kami takut bawa ke rumah sakit, karena tidak ada biaya," jelasnya.

Ia berharap anaknya dapat kembali berjalan normal seperti saat kecil. "Saya berharap anakku dapat berjalan dan sekolah," katanya.

Sementara itu, orang tua Aqila Maulida, Asnah, mengatakan awalnya Aqila mengalami sesak, batuk, dan panas sejak lahir.

Karena ketiadaan biaya, ia hanya membawa anaknya berobat ke posyandu.

"Mau dibawa ke rumah sakit kami tidak ada uang. Saya berharap anakku cepat sembuh," pungkasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Bocah 10 Tahun Asal Batam Ditemukan Polisi Terlantar di Medan, Polsek Helvetia Selamatkan RIS di Jalan Amir Hamzah
Dua Bocah Ditemukan Tewas di Bekas Galian C Deli Serdang
Pria Paruh Baya Diduga Cabuli Bocah 8 Tahun Diringkus Polresta Deli Serdang
Buku Bocah Kebon dari Deli tentang Prof Supandi, Edy Rahmayadi: Semoga Banyak Dibaca Generasi Muda
Kemen PPPA Diminta Turun Tangan Atasi Kasus Bocah Diduga Disodomi 10 Pria di Medan
Bocah 8 Tahun Jatuh ke Parit, Dua Hari Kemudian Ditemukan Tewas di Saluran Air Pamah Delitua
komentar
beritaTerbaru
hit tracker