Wakil Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Negara Terima Warga Kehormatan serta Brevet Korps Marinir
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto,
Peristiwa
beritasumut.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) diminta turun tangan atasi kasus bocah disodomi oleh sepuluh pria dewasa di Kota Medan.
Penegasan itu disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang, Junaidi Malik.
"Kasus sodomi dialami korban yang masih berusia 10 tahun tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Oleh karenanya, Kemen PPPA diharapkan berperan dalam memecahkan persoalan ini," jelasnya, Minggu (12/9/2021).
Baca Juga:
Dikatakan Junaidi, kasus sodomi ini menuntutnya perhatian serius dari Kemen PPPA, indikatornya karena korban sangat membutuhkan pendamping serius mulai psikiater sampai siskologi.
"Kami (LPA dan pengacara hukum korban) yang menangani kasus sodomi tersebut bekerja ikhlas tanpa mengharapkan biaya. Dari itulah, butuh dukungan besar dari Kemen PPPA untuk memenuhi kebutuhan korban," ucapnya.
Baca Juga:
Sejauh ini, lanjut Junaidi, LPA bersama pengacara hukum sudah memberikan pendampingan terhadap korban ke Minauli Consulting, salah satu Layanan Psikologi di Kota Medan.
"Di sana (Minauli Consulting) korban, ditangani oleh psikolog berpengalaman Ibu Dra Irna Minauli MSi secara gratis. Tetapi, pihak Unit Pelayanan Perempuan dan Anak(PPA) Satreskrim Polrestabes Medan, tak berkenan. Pendamping harus ditunjuk dari mereka, namun biaya dibebankan kepada keluarga korban. Tentu hal itu sangat memberatkan," tuturnya.
Junaidi berharap Kemen PPPA segera turun tangan melakukan langkah-langkah terhadap korban.
"Presiden Jokowi sudah menjadikan kejahatan terhadap anak sebagai kejahatan luar biasa. Dari itu, Bila kini kasus sodomi ini telah menyeruak, maka semua pihak harus bertanggung jawab, terlebih lagi Kemen PPPA," tambahnya.
Diketahui, seorang bocah laki-laki berinisial RAP (10) warga Kecamatan Medan Denai disodomi oleh sepuluh orang dewasa, Senin (23/8/2021).
Dalam aksi bejat para pelaku, anak yang masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar (SD) salah satu sekolah swasta di Medan Amplas ini diancam pakai pisau dan kakinya sebelah kiri dibakar menggunakan puntungan rokok.
Kasus tersebut sudah ditangani Petugas Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan. Namun, hingga kini kasusnya masih mengambang dengan belum menangkap para pelaku. (BS05)
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto,
Peristiwa
Guntur Sahputra kembali dipercaya memimpin PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai setelah terpilih secara aklamasi dalam Rapat Pemilihan
Peristiwa
beritasumut.com Perjuangan hukum yang dilakukan Pengacara PT Belawan Indah (PT BI), Dr Darmawan Yusuf, S.H., S.E., M.Pd., M.H., Pimpinan La
Peristiwa
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maru
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch
Peristiwa
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Dr. Akhm
Peristiwa
beritasumut.com Teknologi rumah pintar berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Kota Medan semakin banyak. PT LG Ele
Tekno
Kabar kehilangan dokumen penting datang dari seorang pemuda asal Medan, Heri Kurniawan Panjaitan. Dokumen Transkrip Nilai Strata Satu (S1) m
Peristiwa
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita