Sabtu, 16 Mei 2026

Syamsul Arifin Prihatin dan Doakan Gatot Kuat

Kamis, 30 Juli 2015 16:15 WIB
Syamsul Arifin Prihatin dan Doakan Gatot Kuat
Facebook
Syamsul Arifin.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Penetapan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya Evi Susanti sebagai tersangka dalam perkara suap Hakim PTUN Medan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dikomentari mantan Gubernur Sumut Syamsul Arifin. 

Syamsul mengaku prihatin dan mendoakan agar bekas wakilnya yang menggantikannya di posisi gubernur itu kuat mental.

"Saya prihatinlah, kasihan, semoga dia (Gatot) siap mentalnya sebagai anak muda. (Harapan saya) Mas Gatot kuat, tabah, mudah-mudahan Allah memberi jalan," ujar Syamsul di Balai Prajurit Makodam I Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis (30/7/2015).

Syamsul dan Gatot merupakan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Periode 2008-2013. Pada 2010, Syamsul terbelit kasus korupsi APBD Kabupaten Langkat saat Syamsul menjabat Bupati Langkat. Dia kemudian ditahan KPK 22 Oktober 2010.

Setelah putusan inkrah saat MA menjatuhi Syamsul hukuman 6 tahun penjara, Gatot resmi menggantikan Syamsul. Seiring perkara ini, beredar kabar hubungan keduanya retak.

Syamsul keluar dari penjara baru-baru ini. Sosok yang dikenal cukup merakyat ini mengaku sudah mendengar tudingan-tudingan miring soal Gatot. 

"Tapi saya tidak yakin Mas Gatot melakukan itu. Karena dia kan tahu agama. Kalau saya ini kan ayat-ayat itu kurang saya," ucapnya.

Menurut Syamsul, yang dihadapi Gatot merupakan risiko jabatan. Mengenai salah atau tidak, hanya Gatot yang tahu.

"Yang tahu dia salah atau tidak, bukan hakim bukan KPK, bukan jaksa bukan polisi. (Tapi) Hati kita. Ada nggak kita lakukan yang dituduhkan itu? Bisa saja dia silap lihat. Bisa saja dia silap dengar. Tapi hati kita," katanya.

Pun begitu, Syamsul mendoakan agar Gatot kuat, karena Syamsul sudah menganggap Sutiyas Handayani, istri Gatot, sebagai adik. Soal Evi Susanti yang merupakan istri muda Gatot, Syamsul mengaku tidak tahu. 

"Siapa? Saya baru keluar (penjara)," ucapnya diikuti tawa orang yang mendengar.

Disinggung mengenai sosok Wakil Gubernur Tengku Erry Nuradi, dia berharap agar Ketua Nasdem Sumut itu meningkatkan yang baik dan meninggalkan yang buruk dalam kepemimpinannya. 

"Kalau dia nanti diangkat Plt, harus jalanlah sebagai anak muda. Kita siap mendampingi dan menyupervisi," cetusnya.

Selain itu, Erry juga diminta bekerja dengan baik karena dia merupakan putra pejuang. 

"Dia anak pejuang, adik gubernur yang baik (Gubernur T Rizal Nurdin yang meninggal dalam kecelakaan pesawat). Dan saya yakin dia juga bisa jadi orang yang baik," sebut Syamsul.

Selain itu, Erry juga diminta menjaga martabat gelar tengku yang disandangnya. "Di orang Melayu, tengku itu luar biasa. Menyalamnya tidak boleh langsung. Angkat tangan ke kepala baru boleh salam," kata Syamsul.

Saat wartawan menyinggung apakah ada unsur politis dalam penetapan Gatot sebagai tersangka suap dan penyelidikan terhadap politikus PKS itu, Syamsul juga menghindar. "Waduh, saya baru keluar," ulangnya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Siap Tangani Dugaan Korupsi Dispenda
Diduga Terima Hadiah Terkait Enam Persetujuan, 7 Anggota DPRD Sumut Tersangka KPK
Pemberantasan Korupsi di Sumut Jadi Prioritas KPK
Sekda Buka Workshop Pengendalian Gratifikasi KPK
Tiba di Bandara Kuala Namu, Erry Dipakaikan Kain Songket Melayu
Pasca Dilantik Jadi Gubsu, Inilah Lima Target Erry Benahi Sumut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker