Senin, 25 Mei 2026

Seorang Wartawan Dikeroyok di Madina

Rabu, 26 Maret 2014 19:23 WIB
Seorang Wartawan Dikeroyok di Madina
Jeffry Barata Lubis wartawan Harian Andalas saat divisum di Rumah Sakit Panyabungan. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini korbannya wartawan Harian Andalas yang bertugas di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), Jefrry Barata Lubis.

Jeffry dikeroyok orang yang tak dikenal. Diduga para pelaku merupakan orang suruhan salah satu ketua partai peserta pemilu yang saat ini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Panyabungan, Desa Sipaga-paga, Kecamatan Panyabungan, Madina.

Pengeroyokan terjadi di depan LP Panyabungan, Desa Sipaga-paga, Selasa (25/3/2014) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Korban yang dikeroyok telah membuat pengaduan ke Polres Madina dengan No STPL/32/III/2014/SU/RES MD.

Jeffry di Panyabungan, Rabu (26/3/2014) menjelaskan, awalnya ia bersama pegawai LP Panyabungan, Robin, duduk di teras depan LP.

“Saat kami duduk di depan LP, tiba-tiba dua mobil berhenti di depan LP. Mobil itu masih saya lihat L300 yang ada lambang partai. Dari dalam mobil keluar orang ramai yang saya tidak kenal,” sebut Jeffry.

Setelah keluar dari mobil, sejumlah orang itu lalu berdiri di depan LP. Karena merasa was-was, Jeffry pun berdiri. Teman Jeffry yang merupakan pegawai LP juga berdiri serta menanyakan maksud kedatangan sejumlah orang tersebut.

Pertanyaan itu belum sempat dijawab, Jeffry lalu beranjak pergi. Namun belum jauh Jeffry meninggalkan LP, terdengan teriakan, “Itu Jeffry”. Mendengar teriakan itu, Jeffry langsung lari.

Namun Jeffry terjatuh dan kemudian para pelaku memukuli korban. “Saat itu saya berusaha lari untuk masuk ke rumah Kalapas untuk mendapatkan perlindungan,” papar Jeffry.

Korban mengaku dipukuli beberapa saat. Pelaku pemukulan diperkirakan lebih dari 20 orang. Saat dikeroyok, yang ada di benak Jeffry hanya bagaimana caranya untuk menyalamatkan diri.

Lokasi pengeroyokan cukup gelap sehingga korban tidak bisa mengenali pelaku. Saat itu korban hanya mendengar ucapan pelaku yang mengatakan, ”Bunuh…bunuh.”

Tidak berapa lama korban dipukuli, teman korban yang juga pegawai LP, Robin datang menyelamatkan korban. Selanjutnya korban dibawa ke rumah kalapas.

Masih menurut Jeffry, sebelumnya oknum ketua partai berinisial AMN sempat menantang korban berkelahi di dalam LP. Namun tantangan tersebut tidak diladeni korban.

“Karena dia terus menantang, makanya saya keluar dari LP dan diajak pegawai LP duduk di depan LP. Setelah saya dikeroyok, saya minta supaya HP AMN disita. Terbukti, kita menemukan SMS bahwa dia menyuruh orang mengeroyok saya,” jelas Jeffry.

Sementara saksi mata Robin, pegawai LP yang menemani Jefry duduk di depan LP mengatakan melihat Jeffry dikejar massa. Robin juga mengaku melihat mobilnya ada lambang salah satu parpol.

“Setalah saya melihat Jeffry dikejar, saya juga langsung mengejar untuk menyelamatkan dia agar tidak jadi bulan-bulanan mereka. Setelah saya selamatkan mereka (para pelaku) langsung pergi dengan mengendarai kendaraan mereka,” terangnya.

Kapolres Madina AKBP Mardiaz KD yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan pengeroyokan tersebut. “Kita memang sudah menerima laporannya, dan malam kejadian saya langsung turun ke lokasi,” ujarnya.

Para pelaku saat ini sedang diburu dan polisi sudah mengantongi identitas para pelaku. “Kita juga telah menyita satu unit HP yang diduga milik orang yang menyuruh melakukan. Kasus ini akan kita usut tuntas karena mereka sudah melakukan kekerasan,” tandas Kapolres. (BS-026)

Tags
beritaTerkait
Tiga Terdakwa Pembunuhan Wartawan Dituntut Hukuman Mati
Lanjutkan Program UHC-JKMB, Rico Waas Apresiasi Lomba Karya Tulis Jurnalis KoJAM
Satpol PP Medan Ajak Wartawan Jadi Sumber Informasi
LBH Medan Desak Pomdam I/BB Tetapkan Koptu HB Sebagai Tersangka
Koptu HB Tidak Hadir, Majelis Hakim Tunda Sidang Kasus Wartawan Rico Sempurna Pasaribu
Empat Saksi Tambahan dari JPU Terangkan Bulang Merupakan Tangan Kanan Oknum TNI
komentar
beritaTerbaru
hit tracker