Kamis, 02 April 2026

Equaliz Band:Tampilkan Nuansa Daerah di Setiap Musiknya

Selasa, 26 April 2016 22:15 WIB
Equaliz Band:Tampilkan Nuansa Daerah di Setiap Musiknya
Beritasumut.com/BS02
Equaliz Band
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Di era modern seperti sekarang, sering kali budaya dianggap sebagai hal yang terkesan kuno dan mulai dilupakan. Termasuk dalam dunia musik.Budaya musik luar begitu luarbiasa hingga mampu menenggalamkan musik lokal.Mencoba untuk membendung sekaligus mengenalkan musik lokal, Equaliz pun hadir di Medan.Grup band yang terbentuk sejak 1 Oktober 2014 lalu hadir untuk mempertahankan kebudayaan musik lokal, terutama musik daerah.

Digawangi Benny (vokalis), Muek (gitaris), Ryan (keyboardis), Reno (bassis) serta Goppaz (drummer), Equaliz mulai unjuk kemampuan bermusiknya dengan mengangkat eksistensi lagu-lagu daerah di Indonesia khususnya Sumatera Utara.Terinspirasi jarangnya musisi yang membawakan lagu daerah, Equaliz selalu menyelipkan lagu daerah di setiap aksi panggungnya."Selama hampir dua tahun, Equaliz tidak pernah absen membawakan lagu daerah dengan nuansa dan variasi yang berbeda," ujar Benny.

Menurut Benny, sebenarnya banyak cara untuk tetap mempertahankan budaya di panggung musik nasional."Sampai saat ini Equaliz tidak pernah absen menyanyian lagu Batak berjudul Sik Sik Sibatunikam," tambah Benny seraya menambahkan jika pada dasarnya lagu-lagu yang diciptakan grup bandnya selalu menyelipkan lagu daerah.
Benny menceritakan, awalnya grup band yang pernah tampil di acara Soundrenaline Bali 2015 sempat ragu membawakan lagu daerah saat tampil di panggung."Namun karena respon positif yang kita dapatkan di saat pertama kali membawakan lagu daerah dalam versi Equaliz, kita semakin mantap untuk lebih sering membawakan lagu daerah," jelas Benny lagi.

Mengusung genre musik british rock menjadikan lagu-lagu daerah yang dibawakan Equaliz jauh lebih berwarna dan menarik."Mungkin kalau dengar lagu-lagu daerah yang asli kan banyak yang sudah bosan, karena itulah kami membawakan lagu Sik Sik Sibatumanikam dalam balutan musik british rock.Sisi modernnya berhasil didapatkan, tapi nilai budayanya tetap ada," ucap Goppaz menambahkan. 

Lagu batak Anakkon Hi Do Hamoraon pun beberapa kali diaransemen saat tampil di atas panggung."Setiap kali memang ada kesempatan untuk membawakan lagu daerah, kami pasti akan segera mainkan," ujar Benny.

Sebagai alumni mahasiswa Ilmu Etnomusikologi Univeritas Sumatera Utara (USU), membuat mereka berlima lebih bebas dan memiliki jangkauan tinggi dalam mengenal musik.Ini jugalah yang membuat Benny dan teman-teman sangat tertarik dalam mengaransemen lagu-lagu daerah khususnya lagu khas suku Batak.

Pernah memenangkan Festival Samosir juga salah satu bentuk bahwa mereka serius dalam mempertahankan budaya terutama lagu-lagu daerah.Selain itu, Equaliz juga beberapa kali tampil memeriahkan acara-acara musik, seperti gelaran musik yang dibuat Komisi Yudisial Republik Indonesia, G-30S, Gerakan Cinta Bahasa Indonesia.

"Kita berharap semoga anak-anak muda jaman sekarang tidak melupakan budaya begitu saja.Oleh sebab itulah, kita berharap dengan cara seperti ini, masyarakat terutama para remaja mulai lagi mengenal lagu-lagu derah dan juga berusaha untuk tetap mempertahankan eksistensinya," tegas Goppaz yang juga lihai memainkan alat musik seperti gondang batak.(BS02) 

Tags
beritaTerkait
Dinkes Asahan Waspadai Penyebaran Malaria di Daerah Pesisir
Kapolda Minta Pihak Yayasan SCB Selesaikan Sengketa Tanah dengan Mantan Pangdam I/BB
Pagar Digembok, Orangtua Murid Sekolah Cinta Budaya Menunggu di Luar Sekolah
Sekda Provsu Hasban Ritonga Mengaku Tidak Tau Soal Gratifikasi Pansus PAD
Pemko Medan Harus Bentuk Tim Perangi Vaksin Palsu
Prof Munar Lubis:Vaksin Asli atau Palsu Bisa Dilihat dari Serumnya
komentar
beritaTerbaru
hit tracker