Kanwil Bank Mandiri Medan Pilih Bungkam Terkait Gugatan PT TSI dan Isu Penarikan Dana Nasabah
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
Beritasumut.com-Mantan Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB), Mayjend (Purn) TNI Burhanuddin Siagian mengamuk dan menggembok Sekolah Cinta Budaya (SCB) di Kompleks MMTC Jalan Williem Iskandar, Medan Estate, karena pemilik Yayasan menyerobot tanahnya, Senin (18/07/2016).
Kapolda Sumut Irjen Pol Raden Budi Winarso yang berada di lokasi berdiskusi dengan Mayjend (Purn) TNI Burhanuddin Siagian dan pihak yayasan Cinta Budaya yang diwakili Pau Kok. Dalam kesempatan itu mantan Kadiv Propam Mabes Polri ini meminta agar pihak yayasan segera menyelesaikan permasalahan tanah tersebut.
“Pihak yayasan harus segera menyelesaikan permasalahan tanah ini, saya akan mediasi kedua belah pihak. Jika ada masalah kita selesaikan dengan cara baik-baik, panggil semua pihak yayasan dan mari membicarakan solusinya,” kata Kapolda.
Baca Juga:
Pada kesempatan itu, Burhanuddin akhirnya memberikan ruang, para siswa sekolah tersebut akhirnya bisa belajar kembali karena Burhanuddin meminta kepada petugas jaga untuk membuka gemboknya. Sebab, mantan orang nomor satu di Kodam I/BB itu mengakui tidak berniat untuk menghalangi pada murid tersebut untuk sekolah. Karena dirinya pernah menjadi pendidik selama 15 tahun.
“Saya sangat sayang anak-anak. Karena saya pernah menjadi pendidik di TNI selama 15 tahun, saya menggembok pintu gerbang itu hanya untuk melindungi tanah saya bukan mengintimidasi,” katanya.
Sebab, sambung dia, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lokasi itu maka dirinyalah yang pertama kali terperiksa. Namun, selama ini etikad baik dari pihak yayasan tidak ada justru memfitnah dirinya. “Selama ini saya sudah cukup bersabar, tetapi tidak ada niat baik. Yang ada malah saya yang difitnah. Bayangkan, saya selaku mantan Pangdam saja diperlakukan tidak baik, bagaimana dengan masyarakat kecil lainnya? Apa mungkin mereka bisa berbuat seperti yang saya lakukan?” ujarnya.
Karena itu, tambah Burhanuddin, dirinya berharap adanya keseimbangan sosial untuk menyelesaikan persoalan itu. “Saya berharap tidak ada ketimpangan dalam hal ini, semua harus sama diperlakukan di mata hukum, aku yakin di luar saya masih banyak orang yang merasakan hal yang sama dengan saya. Ini tidak boleh terjadi pada siapapun. Intinya, saya hanya mempertahankan hak saya saja,” tegasnya.(BS03)
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
Warga Medan resah dengan dua proyek perumahan elite yang diduga tanpa PBG. Pemko Medan didesak menghentikan pembangunan dan menindak tegas.
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menjenguk seorang anak korban kekerasan fisik asal Kabupaten Dairi y
Kesehatan
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
Pembangunan perumahan mewah di Medan Tembung disorot warga karena diduga jumlah unit tak sesuai PBG dan berpotensi memicu banjir.
Peristiwa
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
CitraLand dukung pendidikan di Deli Serdang melalui pembangunan fasilitas SDN 106810 Sampali, sementara Bupati menargetkan 2028 tak ada seko
Pendidikan
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda meraih juara III setelah menang dramatis melalui adu pinalti 32 saat berhadapan dengan
Olahraga
beritasumut.com Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), banyak orang bertanya Apakah fotografer profesional akan ter
Sosok
beritasumut.com Kegiatan Pameran Foto Prahara Pulau Emas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama Mata Waktuyang digelar di Atrium Plaza
Pendidikan