Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan menyampaikan peringatan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir
seperti Bagan Asahan, Sei Apung, Sei Kepayang Barat dan Silau Laut untuk mewaspadai penyebaran dan berjangkitnya malaria.
"Menghadapi serangan malaria itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Warga mesti terlibat aktif, dalam upaya pencegahan dini terhadap malaria," kata Kadis Kesehatan Asahan melalui Kasi Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Safrin Sanja SKM dilansir dari laman resmi asahankab.go.id, pertengahan pekan ini.
Malaria, ujar dia, tidak boleh dianggap enteng. Kalau masyarakat lengah, penyakit yang disebarkan oleh nyamuk Anopheles tersebut dapat berjangkit dengan cepat dan bisa merenggut nyawa.Karena itu, lanjut Safrin, masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam pemberantasan sarang nyamuk, disertai upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Baca Juga:
"Kami juga melakukan sosialisasi, tentang cara pembasmian jentik nyamuk malaria. Penanganan dan cara menghadapi jentik nyamuk harus benar, agar hasilnya efektif untuk mencegah malaria," ungkapnya.
Sejauh ini, pihaknya juga tengah melakukan upaya penyemprotan dinding rumah di daerah endemis malaria sebanyak 4.500 rumah di daerah Bagan Asahan, Sei Apung, Sei Kepayang Barat dan Silau Laut. Dananya berasal dari APBD Kabupaten Asahan.“Upaya itu kita lakukan guna menekan berkembang biaknya penyakit malaria, selain itu sosialisasi juga sudah dilakukan kepada masyarakat agar dapat menjaga kebersihan bersama untuk menangkal berkembang biaknya penyakit malaria,” paparnya.
Baca Juga:
Sementara untuk jumlah kasus malaria masih dilakukan pendataan. Para petugas saat ini sedang melakukan pendataan di lapangan. Diperkirakan jumlahnya tidak signifikan dibandingkan tahun lalu. “Walaupun kasus malaria tidak ada kenaikan, kita himbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. Jika terjadi tanda-tanda kemunculan malaria, kiranya segera menghubungi dan memberitahukan kepada petugas Dinkes,” pungkas Safrin mengakhiri. (BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar