Sabtu, 23 Mei 2026

Pemko Medan Gelar 151 Titik Pasar Murah

Senin, 15 Juni 2015 22:46 WIB
Pemko Medan Gelar 151 Titik Pasar Murah
Istimewa
Walikota Medan Dzulmi Eldin menurunkan harga beras IR-64 dari Rp9.500 menjadi Rp8.200 per kg.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Walikota Medan Dzulmi Eldin membuka pasar murah  di 151 titik yang tersebar di 21 kecamatan di Kota Medan, Senin (15/6/2015). Pembukaan pasar murah yang digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1436 H ini,  dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Asrama Widuri, Jalan Bajak II, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas.

Kehadiran pasar murah ini merupakan wujud kepedulian Pemko Medan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu guna memenuhi kebutuhan bahan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau, khususnya dalam rangka menghadapi bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1436 H.

Di samping itu kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dan kerja sama dengan sejumlah distributor/produsen bahan kebutuhan pokok. Dukungan yang diberikan ini bagian dari program bina lingkungan mereka , guna meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.

Guna membantu meringankan beban masyarakat, pelaksanaan pasar murah berlangsung selama 30 hari mulai 15 Juni sampai 14 Juli mendatang. Lokasinya diutamakan di kawasan yang mayoritas penduduknya masyarakat pra sejahtera dan jauh dari pasar tradisional. Sedangkan produk yang dijual ada 8 jenis yaitu beras, gula pasir, tepung terigu, telur, mentega, kacang tanah, minyak goreng serta sirup.

Menurut Walikota, selain membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu, kehadiran pasar murah sangat strategis bertujuan untuk mengantisipasi kecendrungan meningkatnya harga kebutuhan pokok, terutama bahan makanan dan pangan menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Kenaikan harga kebutuhan pokok cenderung berdampak pada inflasi. Apabila kurang bisa dikendalikan tentu dapat menurunkan daya beli masyarakat. Atas dasar itulah, Pemko Medan memprogramkan kegiatan pasar murah ini secara rutin setiap tahunnya, guna membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau," kata Walikota.

Untuk itulah mantan Sekda Kota Medan ini, mengingatkan panitia penyelenggara dan pihak terkait, khususnya para camat dan lurah agar berperan aktif dalam mengawasi serta mensukseskan pelaksanaan pasar murah tersebut. Eldin mewarning, tujuan pelaksanaan pasar murah ini harus tepat sasaran yaitu meringankan beban warga kurang mampu.

Di kesempatan itu dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Walikota selaku pribadi dan juga mewakili Pemko Medan menyampaikan permohonan maaf kepada sleuruh masyarakat atas berbagai kekhilafan dan tindakan, serta upaya Pemko Medan yang belum dapat memebrikan kepuasan optimal kepada masyarakat.

"Kami akan tetap berkomitmen untuk selalu memebrikan yang terbaik bagi seluruh warga Kota Medan untuk menuju Medan yang lebih baik lagi. Mari kita jaga kerukunan, ketentraman dan ketenangan  dalam bulan suci Ramadhan ini. Manfaatkanlah momentum bulan puasa puasa untuk mewujudkan tatanan kehidupanmasyarakat Kota Medan yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Berdasarkan amatan, harga bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah jauh lebih murah dari harga pasaran, seperti beras IR-64 dijual Rp.8200/kg, sedangkan harga pasaran Rp9.500/kg. Kemudian gula pasir, harga jual Rp.11.700/kg (harga pasaran Rp13.000), tepung terigu Rp6.700/kg (pasaran Rp8.000), telur dijual Rp950/butir (pasaran Rp1.200), blue band 200 gram dijual Rp5.000/sachet (pasaran Rp6.000/sachet), minyak goreng sania 1 liter dijual Rp11.250 (harga pasaran Rp13.500) dan minyak goreng fortune 1 liter dijual R9.250 (harga pasaran Rp12.600). Penurunan harga ini dilakukan langsung oleh Walikota.

Sementara itu Kadis Perindustrian dan Perdagangan  (Perindag) Kota Medan Syafrizal Arif melaporkan, pelaksanaan kegiatan pasar murah ini bertujuan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sejahtera dan prasejahtera dapat memenuhi kebutuhan pokok dalam menyambut bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1436 H.

"Di samping itu untuk mengendalikan tingkat inflasi di Kota Medan pasca dampak kenaikan harga BBM," ujar Syahrizal. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
Granat Kota Medan Dukung Pemko dan DPRD Tambah Anggaran Kepolisian
Langgar Aturan Selama Libur Lebaran, Pejabat ASN Pemko Medan Akan Dikenakan Sanksi
Pemko Siapkan 3,5 Hektare Bangun Terminal A dan Jalan Menuju Pasar Induk Lau Cih
Janji Palsu Oknum PNS Pemko Medan Berakhir di Polsek Delitua ‎
Pemko Sibolga Launching Pasar Murah di Depan Masjid Agung Sibolga
komentar
beritaTerbaru
hit tracker