Pengadaan 15 Ribu Jilbab Terindikasi Korupsi, Mahasiswa Demo Kantor Bupati Deli Serdang
beritasumut.com Pengadaan 15 ribu potong (helai) jilbab dengan nilai anggaran Rp525 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanj
Peristiwa
Beritasumut.com-Lahan seluas 3,5 hektar disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk membangun terminal A dan pembebasan jalan menuju Pasar Induk Lau Cih. Pemko Medan menargetkan pembebasan lahan milik masyarakat akan tuntas pada tahun ini.
Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, mengatakan lahan yang berada di hadapan pasar induk itu diperuntukkan memberikan dukungan fasilitas terhadap pasar induk nantinya. "Uang sudah disiapkan. Target kita tahun ini pembebasan lahan selesai. Masyarakat yang ada di sana juga sudah oke," ujar Akhyar Nasution, Kamis (30/06/2016).
Mantan anggota DPRD Medan periode 2004-2009 itu menjelaskan jalan menuju Pasar Induk akan dibangun sekitar 700 meter dari Simpang Selayang. Kemudian di Terminal A yang rencananya dibangun nanti juga untuk menampung truk-truk penampung sayur. Sehingga truk-truk dari gunung tak perlu lagi melewati Pinang Baris. "Ini sudah masuk ke RKP 2017. Anggaran sudah sudah disiapkan tapi saya nggak tau berapa anggarannya," terangnya.
Baca Juga:
Ia pun mengaku bahwa rencana ini juga sudah dilaporkan ke Jakarta guna mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat. Seperti rencana pembangunan Terminal A dan polsek. "Kalau sudah selesai pembebasan langsung kita kerjakan," katanya tegas.
Dengan pembangunan tambahan fasilitas itu, kata Akhyar, maka Pasar Induk akan semakin menjanjikan. Geliat ekonomi kawasan itu, lanjutnya, juga semakin hidup.
Baca Juga:
Pengamat Tata Kota Medan Bakti Alamsyah mengatakan pembangunan kota di Medan seharusnya tidak lagi berada di pusat kota. Ia memisalkan, pembangunan kota sebaiknya mengarah ke Utara. "Yang pasti, kawasan itu akan hidup nantinya kalau sudah ada jalan baru. Sudah ada pasarnya, keamanannya, ada terminal," katanya.
Menurutnya, dengan sudah tersedianya fasilitas yang memadai, secara otomatis para pedagang pasti mau menempati Pasar Lau Cih. Bukan seperti saat ini, sebagian pedagang Sutomo masih enggan menempati Pasar Induk itu. "Para pedagang itu kan ingin diberi fasilitas yang memadai juga. Mereka inginkan kenyamanan. Bagaimana mereka mau berjualan kalau fasilitas tak memadai, seperi jaraknya yang jauh, penerangan yang kurang. Harusnya itu menjadi perhatian pemerintah lah," pungkasnya.(BS03)
beritasumut.com Pengadaan 15 ribu potong (helai) jilbab dengan nilai anggaran Rp525 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanj
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) menyambut baik dan positif langkah strategis Pemerintah Provinsi Suma
Ekonomi
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) memaparkan peluang kemitraan perdagangan dua arah dengan Negara Bagia
Ekonomi
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi melalui program d
Ekonomi
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan melihat pertumbuhan sektor Pengadaan Listrik dan Gas yang mencapai 10,81 perse
Ekonomi
beritasumut.com Mantan narapidana (napi) kasus narkoba kembali ditangkap karena membongkar rumah toko (ruko) yang ditinggal penghuninya di
Peristiwa
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang membekuk pengedar sabu di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Del
Peristiwa
beritasumut.com Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, bersama sejumlah jurnalis di Kota Medan menggelar doa bersama bagi lima pewarta foto ya
Peristiwa
beritasumut.com Upaya Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) ke Myanmar yang dilakukan W (41), warga Medan terhadap SAH (29), warga Tanjung B
Peristiwa
beritasumut.com Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Area berhasil meringkus seorang pelaku pencurian yang merupakan targe
Peristiwa