Sabtu, 18 April 2026

Tunggu Hasil Quick Count, Cawagub Ijeck Iktikaf di Masjid yang Dibangun Ayahnya

Rabu, 27 Juni 2018 17:20 WIB
Tunggu Hasil Quick Count, Cawagub Ijeck Iktikaf di Masjid yang Dibangun Ayahnya
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Calon Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah (Ijeck) memilih iktikaf di masjid menunggu perhitungan suara cepat (quick count) yang akan dimulai pada pukul 13.00 WIB. 
 
Setelah mencoblos di TPS 5 Desa Sampali, Kompleks Cemara Asri, Ijeck mengganti pakaiannya dan mengenakan baju koko lengan panjang warna biru dan peci putih. Selanjutnya Ijeck menuju Masjid Al Musannif, tak jauh dari kediamannya. Masjid ini dibangun oleh ayah Ijeck, H Anif. Nama Musannif juga diketahui merupakan salah satu nama anak Ijeck. 
 
Ijeck itikaf seorang diri. Dia terlihat melaksanakan salat sunat dan membaca Al Quran. Ijeck sendiri mengaku, menyerahkan hasil Pilgub Sumatera Utara nanti pada Tuhan Yang Maha Esa serta masyarakat yang memilihnya. Karena dia merasa telah melakukan upaya maksimal memperkenalkan programnya ke warga Sumut saat kampanye.
 
“Hari ini merupakan yang ditunggu-tunggu masyarakat Sumut dan tentunya juga untuk kami paslon gubernur. Hari ini merupakan hari penentuan. Bagaimana hasilnya nanti, saya serahkan semua kepada Allah SWT," kata Ijeck melalui keterangannya.
 
Hingga kini Ijeck masih beriktikaf di Masjid Al Musannif. Rencananya, Ijeck akan menuju posko pemenangan di Jalan Ahmad Rivai, Medan, sekitar pukul 16.00 WIB.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja
Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024
Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov
Ada Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi MK, Ini Pembelaan Diri KPU di DPR
MK Putuskan Pilkada Pasaman Diulang, Cawabup Eks Napi Didiskualifikasi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker