Rezky Ginting Rilis Single Debut “Till My Heart Gives Up”
Solois asal Medan Rezky Ginting merilis single debut &ldquoTill My Heart Gives Up&rdquo bergenre dream pop tentang sisi rentan manusia.
Hiburan
Beritasumut.com-Muhammad Dava Warsyahdhana, mahasiswa Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan 2017, terpilih menjadi salah seorang yang dilantik Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo secara daring, sebagai Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian RI, beberapa waktu lalu.
Presiden didampingi Menteri Pertanian RI Dr Syahrul Yasin Limpo mengukuhkan Dava bersama Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) lainnya untuk menjadi motor penggerak petani-petani milenial di daerah.
Baca Juga : Korban Dugaan Penipuan Arisan Online Get 100 Juta Laporkan Pelaku Nurmala Sari ke Polisi
Dilansir dari laman usu, Minggu (22/08/2021).Dava mengisahkan awal mula dirinya terpilih sebagai Duta Petani Milenial. Menurut Dava, proses seleksi yang dilaluinya dalam pemilihan Duta Petani Milenial sangat ketat karena ada beberapa kriteria yang dinilai.
Baca Juga:
“Alhamdulillah, Dava sangat bersyukur bisa dikukuhkan menjadi bagian dari Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian RI. Pencapaian ini semua bukan karena upaya sendiri, akan tetapi atas ridho Allah SWT, doa kedua orang tua, keluarga, bapak/ibu dosen, serta teman-teman yang senantiasa mendukung serta memberikan motivasi,†ungkap Dava.
[br] Generasi milenial merupakan bonus demografi Indonesia yang terus diberdayakan oleh pemerintah, salah satunya dalam sektor pertanian. Duta Petani Milenial DPM berusia 17-39 tahun dan DPA berusia 39 tahun ke atas. DPM/DPA ini dibentuk oleh Kementerian Pertanian dengan tujuan meningkatkan peran generasi muda dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian. DPM dan DPA memiliki bidang usaha yang sangat bervariasi seperti budidaya hortikultura, budidaya tanaman pangan, budidaya ternak, pengolahan hasil pertanian/peternakan/perkebunan, jasa alat mesin pertanian hingga agroeduwisata.
Dava adalah sosok mahasiswa yang aktif dalam kegiatan pertanian dan merupakan founder startup yang dikenal dengan nama 'Kita Pertanian'. Kita Pertanian adalah startup yang menjadi wadah pembelajaran pertanian untuk mewujudkan sinergitas petani muda Indonesia dengan slogan 'Tumbuhkan Asa, Kembangkan Jasa, Majukan Tani Negeri Kita'.
Menurut Dava, Kita Pertanian bergerak melalui edukasi dan pendekatan dengan petani dan masyarakat. Kita Pertanian membawa visi dan misi yang besar untuk mewujudkan pertanian Indonesia yang lebih maju, membangun strategi, menciptakan kolaborasi dan menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholder. Kita Pertanian telah melaksanakan berbagai kegiatan bermanfaat, baik di bidang pertanian maupun sosial.
Berawal dari keresahan terhadap dunia pertanian yang kerap kali tidak mendapat perhatian lebih, menjadi alasan Dava menekuni jurusan pertanian. Baginya, Indonesia tidak kalah penting posisinya di mata dunia dalam dunia pertanian. Selama menjadi mahasiswa pertanian, Dava telah aktif dalam setiap kegiatan nasional hingga internasional dan berhasil mendapat penghargaan di setiap kegiatan.
[br] Beberapa kegiatan yang diikutinya telah menghasilkan berbagai prestasi. Di antaranya; Juara 1 Pekan Ilmiah Mahasiswa Pertanian Indonesia (PIMPI) 2018 di IPB Bogor, Juara 2 Pekan Ilmiah Sriwijaya (PIS) 2018 di UNSRI Palembang, Juara 3 Business Plan Competition (BPC) 2019 di UNAND Padang, Juara 1 Tanjungpura Medical Scientific Competition (TMSC) 2019 di UNTAN Pontianak.
Kemudian, Silver Medal International Festival of Innovation On Green Technology (I-FINOG) 2019 di Universiti Pahang Malaysia, Gold Medal World Invention and Inovation Contest (WIC) 2019 di Seoul, First Grade Excellent World Invention and Inovation Contest (WIC) 2019 di Seoul, hingga Special Award From Asia Invention Creativity World Invention and Inovation Contest (WIC) 2019 di Seoul.
DPM Kementerian Pertanian RI menjadi salah satu gerakan yang sangat positif untuk mendorong semangat anak muda terjun dalam dunia pertanian, sehingga dapat mengawasi, mengupayakan dan mendorong para petani untuk menyampaikan aspirasi, baik itu ide ataupun keluhan, sehingga dapat membantu mensejahterakan petani.
“Indonesia tidak hanya ditentukan oleh batas peta, tetapi oleh gerak dan peran anak muda. Mari sama-sama kita tingkatkan literasi, karena sejatinya bangsa Indonesia bukan bangsa kelas teri. Mari kita aktif berorganisasi, berprestasi, berkolaborasi, berkontribusi tanpa basa-basi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat,†pungkasnya Dava. (BS09)
Baca Juga:
Solois asal Medan Rezky Ginting merilis single debut &ldquoTill My Heart Gives Up&rdquo bergenre dream pop tentang sisi rentan manusia.
Hiburan
beritasumut.com Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) dipastikan menjadi panggung pertarungan menarik ketika PSMS Medan menjamu Persiraja Ban
Olahraga
beritasumut.com Ketua Umum (Ketum) Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait, bersama jajaran komisioner, Dewan Pem
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengawali kiprahnya di I.League Cup 2026/2027 dengan hasil imbang 11 menghadapi Persija Jakarta. Bermain di had
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan tidak ingin sekadar menjadi pelengkap pada pertandingan pembuka I.League Cup 2026/2027. Menghadapi Persija Jakar
Olahraga
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan kelahiran tahun 2014/2015 meraih juara II Piala di Lapangan Sentis Kecamatan Perc
Olahraga
Anindya Bakrie menyebut investasi PMDN hampir Rp2.000 triliun memperkuat peran pengusaha nasional dan ketahanan ekonomi Indonesia.
Ekonomi
beritasumut.com Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, bersyukur atas hasil positif yang diraih anak asuhnya, terlebih kemenangan tersebut dip
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan berhasil mencuri tiga poin penting di kandang PSGC Ciamis, setelah menaklukkan tuan rumah dengan skor 21 dalam
Olahraga
beritasumut.com Setiap awal bulan, ruang kerja Riska Januta Siregar di Perguruan Islam AnNizam tak pernah sepi dari tumpukan berkas keuang
Ekonomi