Rabu, 02 September 2026

Menko Polhukam Ajak Masyarakat Dukung Pengamanan Pemilu 2019

Jumat, 18 Januari 2019 12:00 WIB
Menko Polhukam Ajak Masyarakat Dukung Pengamanan Pemilu 2019
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengajak  masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mengamankan penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019, yang di dalamnya juga termasuk pemilihan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.
 
“Tanpa dukungan masyarakat juga tidak mungkin hanya TNI dan Polisi yang mengamankan, karena sumber kekacauan masuk ke kehidupan masyarakat,” kata Wiranto dalam rapat kerja dan penandatanganan perjanjian kinerja BNPT tahun 2019 di Jakarta, Kamis (17/01/2019).
 
Diakui Menko Polhukam, jika pengamanan menjelang Pemilu sudah dilakukan pemerintah dari awal, sehingga penyelenggaraan dua kali Pilkada pada 2017 dan 2018 dapat dilaksanakan dengan baik.
 
“Dengan modal itu maka kita sudah punya rambu-rambu, instrumen, dan indikator-indikator untuk bagaimana kita dapat mengamankan pemilu dan kesiapan dari kepolisian untuk mem-back up TNI yang sudah sangat prima,” ujar Menko Polhukam, seperti dilansir setkab.go.id.
 
Oleh karena itu, pemerintah berharap prosesi dari pemilu itu sampai nanti 17 April bahkan sampai ke purna pemilu nanti tetap terjaga keamanan nasinonal, sehingga proses demokrasi dapat berjalan dengan baik
 
Sinergi K/L
 
Sementara terkait kemungkinan ancaman terorisme, Menko Polhukam Wiranto meminta kepada seluruh kementerian dan lembaga (K/L) untuk meningkatkan strategi dan kerja sama dalam rangka melawan terorisme. Dijelaskan bahwa tahun ini merupakan tahun politik sehingga harus aman.
 
“Saya berpesan kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk bagaimana meningkatkan sinergi dan kerja sama dalam rangka kita melawan terorisme,” tegas Wiranto.
 
Mengapa demikian? Menurut Menko Polhukam Wiranto karena sekarang tahun politik, ada pemilu yang merupakan satu acara lima tahunan yang sangat strategis bagi bangsa Indonesia, maka harus aman.
 
Terkait upaya menghadapi ancaman terorisme itu, Menko Polhukam mengatakan, tidak mungkin BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) bekerja sendiri. Untuk itu, diperlukan  peningkatan sinergi BNPT dengan K/L yang akan membantu menyatukan satu potensinya melawan terorisme.
 
Menko Polhukam Wiranto juga mengingatkan pentingnya pengembangan organisasi BNPT, dengan penambahan deputi, enambahan wakil, sehingga itu merupakan satu bagian dari upaya kepala BNPT untuk lebih mengefektifkan kerja BNPT untuk menjamin keamanan nasional dari ancaman terorisme.
 
“Saya memberikan apresiasi karena merupakan terobosan-terobosan yang dapat menjamin negeri ini aman ke depan, tanpa keamanan kita tidak bisa menjalankan demokrasi, tanpa demokrasi kita tidak bisa membangun negeri ini untuk mengembangkan apa yang telah kita capai sampai saat ini,” ujar Wiranto.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Jawaban Prabowo Saat Diminta Gerindra Maju Capres Lagi di 2029
DKPP Apresiasi KPU hingga Polri Sukseskan Pemilu 2024
3 Putusan Terkini MK Terkait Pemilu, Termasuk Hapus Ambang Batas Capres
PT 20% Dihapus, Komisi II DPR Bahas Jumlah Kandidat Pilpres Usai Reses
MK Putuskan Semua Parpol Peserta Pemilu Bisa Usung Capres, Presiden Treshold Dihapus
komentar
beritaTerbaru
hit tracker