Kamis, 21 Mei 2026

Cak Imin: Tahun 2018 Akan Banyak Terjadi Kejutan Politik

Selasa, 12 Desember 2017 01:30 WIB
Cak Imin: Tahun 2018 Akan Banyak Terjadi Kejutan Politik
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pemberitaan mengenai pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 diprediksi akan mendominasi pemberitaan di tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar dalam peresmian pembukaan pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (11/12/2017).
 
Cak Imin yang banyak mendapatkan dukungan untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2019, memprediksi akan banyak kejutan politik di tahun 2018. "Saya gak berani komentar sebelum waktunya. Saya melihat kedepan akan banyak perubahan. Saya ini politisi sekaligus pengamat. Saya mempredikai 2018 akan terjadi kejutan dahsyat. Apa itu? Iya itu nanti kita ciptkan," ujar Cak Imin kepada wartawan. 
 
Sementara itu, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu Partai Kebangkitan Bangsa (LPP PKB), Marwan Jafar mengakui bahwa hingga saat ini belum ada keputusan pasti dari PKB terkait Pilpres 2019. "Saat ini kita masih ikut Pemerintah, akan tetapi untuk 2019 kita belum menentukan sikap. Apakah tetap bersama atau tidak," ujar Marwan. 
 
Keputusan partai berlambang bola dunia terkait Pilpres 2019 kemungkinan besar akan ditentukan dalam forum Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) yang akan diselerenggarakan pada awal tahub 2018. "Kita apresiasi dukungan dari masyarakat kepada Cak Imin sebagai Cawapres, namun secara resmi PKB baru akan memutuskan nanti melalui Rapim," tandasnya.(Rel)

Tags
beritaTerkait
Jawaban Prabowo Saat Diminta Gerindra Maju Capres Lagi di 2029
Cak Imin Harap Mobil Listrik Bisa Jadi Ekosistem Baru di Indonesia
Srikandi PKB Pujakesuma Sumut Diharapkan Kian Berkontribusi Dalam Pembangunan
Menlu Sugiono Tepis Anggapan RI Gabung BRICS Melenceng dari 'Bebas Aktif'
DKPP Apresiasi KPU hingga Polri Sukseskan Pemilu 2024
PT 20% Dihapus, Komisi II DPR Bahas Jumlah Kandidat Pilpres Usai Reses
komentar
beritaTerbaru
hit tracker