Selasa, 26 Mei 2026

Jelang Pilkada 2018, Berikut Pesan Penting dari Mendagri untuk Para Incumbent

Selasa, 12 September 2017 23:30 WIB
Jelang Pilkada 2018, Berikut Pesan Penting dari Mendagri untuk Para Incumbent
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo berpesan kepada para Kepala Daerah yang akan maju lagi di Pilkada serentak 2018 untuk berhati-hati terhadap penggunaan anggaran daerah. Menurutnya, para incumbent ini jangan sekali-kali berani menggunakan APBD untuk kampanye pencalonannya nanti.
 
Tjahjo Kumolo pun meyakini jika para incumbent ini benar-benar bekerja untuk rakyat, maka dirinya yakin rakyat akan memilihnya kembali, asal selama lima tahun dia bekerja yang terbaik untuk rakyat.“Tanpa kampanye pun incumbent bisa jadi, asal dia mampu mengalokasikan program terbaik untuk rakyat. Dia mampu menggerakkan dan mengorganisir masyarakatnya dengan baik. Ditambah dia peduli dan mau mendengar. Ini jadi kunci kemenangan bagi dia,” ungkap Tjahyo dilansir dari laman resmi kemendagri.go.id, Selasa (12/09/2017).
 
Soal penggunaan anggaran, Tjahjo mewanti-wanti agar tidak mengutak-atik anggaran APBD. Karena ini menurutnya bisa membahayakan pencalonannya. “Tidak perlu memotong atau mengalokasikan anggaran APBD untuk kepentingan kampanye dia dan tim suksesnya. Ini perlu dihindari,” terangnya
 
Secara umum Tjahjo meminta agar semua pihak untuk turut mensukseskan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Karena katanya, kunci sukses Pilkada itu adalah partisipasi masyarakat yang tinggi, tidak ada politik uang dan kampanye gelap."Ini 5 tahun sekali, kita harus ikut mensukseskannya. Kami juga terus memonitor daerah agar anggarannya tidak dipersulit, pengertian cukup dan tercukupi harus diwujudkan," tegas Tjahjo seraya meminta agar ada kompromi yang bagus antara Pemda, DPRD, KPU dan Bawaslu
 
Tjahjo pun meminta agar KPU dan Bawaslu termasuk aparat hukum untuk bertindak tegas kepada pasangan calon yang pada kampanyenya mengumbar kebencian dan sara. Bagi Tjahjo, pilkada adalah adu konsep adu program untuk memilih pemimpin daerah yang amanah. "Kalau ada calon yang mengumbar kebencian, sara menyinggung masalah pribadi KPU harus tegas termasuk Bawaslu. Kita fokus Pilkada untuk membangun daerah, mempercepat kesejahteraan dan pemerataan untuk kemaslahatan daerah," pungkasnya. (BS02)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja
Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024
Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov
Ada Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi MK, Ini Pembelaan Diri KPU di DPR
komentar
beritaTerbaru
hit tracker