Senin, 01 Juni 2026

Program Responsif Gender Semakin Diperkuat di PKTI

Selasa, 09 Mei 2017 19:30 WIB
Program Responsif Gender Semakin Diperkuat di PKTI
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Pendidikan Islam akan memperkuat program responsif gender di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
 
"Dalam RPJMN, pengarusutamaan gender merupakan salah satu prioritas nasional. Karena itu, pengembangan program responsif gender di lingkungan PTKI menjadi salah satu upaya penerjemahan dari amanat pemerintah," kata Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Ishom Yusqi pada Temu Konsultasi Jaringan Pusat Studi Wanita (PSW) dan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) di lingkungan PTKI, yang dilansir di kemenag.go.id, Selasa (09/05/2017).
 
"Pengembangan program responsif gender di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) menjadi salah satu upaya untuk memutus mata rantai budaya bias gender," sambungnya.
 
Menurut Ishom, RPJMN fokus pada tiga isu atau kebijakan nasional terkait pengarusutamaan gender, yaitu: peningkatan kualitas hidup dan peran perempuan dalam pembangunan, perlindungan perempuan terhadap berbagai tindak kekerasan dan peningkatan kapasitas kelembagaan PUG dan pemberdayaan perempuan.
 
Dalam konteks PTKI, lanjut Ishom, pengarusutamaan gender bisa dilakukan dengan langkah afirmatif peningkatan program responsif gender. Langkah afirmatif itu antara lain penguatan regulasi, struktural, dan kebebasan mimbar akademik dosen yang adil dan setara. "Setiap pusat studi gender dan anak di lingkungan PTKI harus mempunyai jejaring yang luas agar bisa menjadi mitra dalam melaksanakan program dan kegiatan yang dilakukan," ungkapnya.
 
Sementara Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Muhammad Zain berharap pertemuan kepala PSW dan PSGA di lingkungan PTKI dapat menghasilkan regulasi penguatan program responsif gender."Dari forum ini, kami berharap dapat menghasilkan semacam draft regulasi. Jika perlu, kami akan memfasilitasi penyusunan draft Peraturan Menteri Agama tentang pengarusutamaan gender," ungkap Muhammad Zain. (BS02)

Tags
beritaTerkait
Gebyar Milad KKD ke-9 MAS Proyek Univa Medan Resmi Dibuka, 750 Peserta Meriahkan Ajang Dakwah Pelajar
Lulusan Kampus Energi Didorong Jadi Penggerak Transisi Energi
Pertamina UMK Academy 2025 Dukung Pelaku Usaha Semakin Maju dan Naik Kelas
Apresiasi Pengelolaan Arus Mudik-Balik Lebaran, Menko AHY: Ini Kontribusi dari Semua Pihak
Pemprov Sumut Terus Dukung Program Strategis Polri Ciptakan Keamanan dan Ketertiban
Baitulmaal Muamalat Sumut Gelar Inklusi Sosial di Ramadan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker