Sabtu, 06 Desember 2025

Lulusan Kampus Energi Didorong Jadi Penggerak Transisi Energi

Selasa, 04 November 2025 12:55 WIB
Lulusan Kampus Energi Didorong Jadi Penggerak Transisi Energi
BERITASUMUT.COM/IST
Seremonial pemindahan tali toga wisudawan oleh Rektor Universitas Pertamina.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com- Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa transisi energi global hanya dapat tercapai dengan dukungan sumber daya manusia unggul yang adaptif dan inovatif.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan ucapan selamat kepada para Wisudawan dalam acara Wisuda XIII Universitas Pertamina (UPER) yang berlangsung di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025, sebagai bagian dari Wisuda Periode Oktober 2025 Tahun Akademik 2024/2025.

Simon menyatakan bahwa Indonesia sedang memasuki babak penting dalam industri energi global. Seiring komitmen nasional menuju Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat, kebutuhan akan talenta muda yang agile, adaptif, dan inovatif semakin mendesak.

Baca Juga:

"Kita berada dalam era transisi energi global. Untuk mewujudkan masa depan energi yang berkelanjutan, kami membutuhkan SDM yang mampu melahirkan solusi inovatif. Kami bangga UPER telah menghasilkan lulusan unggul yang siap menjawab tantangan tersebut," ujar Simon.

Dalam kesempatan yang sama Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Komjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. H. Mochammad Iriawan, menekankan bahwa UPER telah mempersiapkan para lulusan untuk menjalankan peran strategis tersebut.

Baca Juga:

"Menjadi sarjana adalah tonggak awal dunia nyata. Para lulusan UPER telah dibekali ilmu yang relevan untuk industri energi. Yang terpenting untuk berkontribusi nyata adalah inovasi dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks," terangnya.

Pandangan ini diperkuat oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., yang menilai bahwa keunggulan tersebut lahir dari komitmen UPER menjaga mutu akademik dan mengintegrasikan profesionalitas serta kepemimpinan industri dalam proses pembelajarannya.

"Di era disrupsi yang bergerak lebih cepat daripada kesiapan banyak institusi, inovasi bukan lagi pilihan melainkan syarat untuk bertahan. Karena itu, lulusan tidak cukup hanya cerdas. Mereka harus adaptif, inovatif, dan memiliki nilai kemanusiaan yang teguh agar mampu melahirkan solusi yang benar-benar efisien, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi bangsa," imbuh Dr. Henri.

Melengkapi pandangan tersebut, Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU, menegaskan bahwa lulusan memang dituntut melampaui kemampuan akademis maupun teknis semata. Di tengah percepatan transformasi energi dan maraknya informasi yang tidak akurat, kemampuan memilah data, memahami isu energi, dan menghindari disinformasi menjadi bagian penting dari kompetensi seorang profesional energi.

Tags
beritaTerkait
UPER Hadirkan Urban Farming yang Ramah Lingkungan
Tekankan Pentingnya Employability Skill, UPER Dorong Sinergi Akademisi-Industri
Perkuat Praktik Industri Hijau, UPER Gelar Green Chemistry for Industrial Excellence 2025
Universitas Pertamina Soroti Kolaborasi untuk Ketahanan Global di ICONIC-RS 2025
Universitas Pertamina Bahas Risiko Iklim dan Transisi Energi di ICONIC-RS 2025
Sistem Sanitasi Barengkok, Mahasiswa UPER Sediakan Air Bersih bagi 150 Rumah Tangga
komentar
beritaTerbaru
hit tracker