Senin, 28 September 2026

Kapolri: Pilkada DKI, Sultra dan Papua Rawan

Minggu, 05 Februari 2017 21:09 WIB
Kapolri: Pilkada DKI, Sultra dan Papua Rawan
beritasumut.com/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Indonesia akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 101 daerah, dalam waktu dekat ini. 
Untuk itu, Polri yang bertugas melakukan pengamanan agar pesta demokrasi berjalan mulus dan damai, sudah mendeteksi potensi kerawanan tersebut.
 
Meski Gubernur nonaktif, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok sudah masuk dalam persidangan akibat dilaporkan oleh umat Islam atas kasus dugaan penodaan agama, ternyata Provinsi Jakarta yang merupakan Ibu Kota Indonesia, masuk dalam peta rawan potensi konflik dalam Pilkada serentak tersebut.
 
Kapolri Jenderal Tito Karnavian‎ mengakui, Provinsi Jakarta termasuk daerah yang rawan konflik dalam Pilkada serentak. Selain Jakarta, kata Tito, Aceh pun termasuk daerah yang terdeteksi akan potensi konflik dalam Pilkada serentak tersebut.
 
"Lalu ada beberapa daerah timur seperti di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Papua," ujar Tito usai meluncurkan inovasi berbasis IT, Polisi Kita Polda Sumut di Lapangan Merdeka, Medan, Minggu (05/02/2017).
 
Menurut Tito, pengamanan Pilkada serentak ini merupakan operasi kewilayahan. Artinya, Polda maupun Polres hingga Polsek yang wilayahnya melangsungkan Pilkada serentak itu, diminta untuk mandiri mendeteksi potensi kecurangan yang berdampak kepada gagalnya pesta demokrasi tersebut.
 
"‎Ini operasi kewilayahan. Meski ada mandiri dari pusat, tapi mandiri kewilayahan juga. Kita minta kepada wilayah, silahkan menilai masing-masing," kata jenderal bintang empat ini.
 
Jika memang membutuhkan penambahan personel, kata Tito, silahkan menyampaikan kepada Mabes Polri. Tito janji, pasti akan mengerahkan bantuan personel dari kesatuan yang diminta. "‎Ya, ada penambahan personel. Tergantung dinamika. Kalau kita anggap rawan, ya kita tambah," ujar Tito saat disinggung apakah Polda atau Polres sudah meminta personel tambahan atau belum.(BS04)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja
Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024
Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov
Ada Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi MK, Ini Pembelaan Diri KPU di DPR
MK Putuskan Pilkada Pasaman Diulang, Cawabup Eks Napi Didiskualifikasi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker