Sabtu, 25 Juli 2026

Komisi VII:40 Juta Penduduk Indonesia Belum Nikmati Listrik

Rabu, 14 Desember 2016 07:30 WIB
Komisi VII:40 Juta Penduduk Indonesia Belum Nikmati Listrik
BERITASUMUT.COM/IST
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi NasDem Kurtubi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi NasDem Kurtubi menyatakan, konsumsi listrik Indonesia perkapita sangat rendah. Hal itu terjadi akibat jumlah total pembangkit listrik di Indonesia saat ini hanya 56.000 MW dengan penduduk sekitar 230 juta jiwa."Hanya setengahnya Malaysia, masih ada sekitar 40 juta penduduk Indonesia yang belum menikmati listrik," ujar Kurtubi dalam siaran persnya, Selasa (13/12/2016).
 
Kurtubi mengungkapkan, banyak investasi terhambat karena listrik kurang. Padahal, sambung dia, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dengan kapasitas 2 x1200 MW, biaya produksi listriknya sekitar $0.40 - $0.94 per kwh. Dan itu jauh lebih murah daripada biaya produksi listrik rata-rata di Nusa Tenggara Barat (sekitar $1.5/kwh) yang sebagian besar dari PLTD.
 
Kurtubi menceritakan, saat dirinya menerima delegasi dari Rosatom di lantai 22 Gedung Nusantara I DPR RI beberapa hari lalu, perusahaan listrik terbesar di Rusia itu sedang membangun PLTN di 40 negara dengan total kapasitas 27.000 MW.
 
Dikatakannya, saat ini Rusia merupakan negara yang memiliki Uranium Enrichment (kegiatan pengayaan uranium sebagai bahan bakar PLTN) terbesar di dunia. Teknologi PLTN Rosatom saat ini sudah pada level generasi ketiga plus jauh lebih maju dari teknologi PLTN Chernobyl dan PLTN Fukushima."Selama sekitar dua jam kami diskusi soal PLTN di Rusia dan dunia. Saya menjelaskan soal kelistrikan di Indonesia dan prospek Indonesia untuk mulai memasuki pembangkit listrik tenaga nuklir," jelasnya.
 
Kurtubi melanjutkan, negara yang sudah lama memilik PLTN antara lain USA dengan 100 PLTN, Perancis 58 PLTN, Jepang 48 PLTN, Rusia 33 PLTN, Korea 23 PLTN, Cina 21 PLTN, India 21 PLTN, Kanada 19 PLTN, Inggris 16 PLTN, Ukraina 15 PLTN, Swedia 10 PLTN, Jerman 9 PLTN, Belgia 7 PLTN, Spanyol 7 PLTN, Ceko 6 PLTN, Taiwan 6 PLTN, Swiss 5 PLTN, Finland 4 PLTN, Hongaria 4 PLTN, Slowakia 4 PLTN, Pakistan 3 PLTN, Argentina 2 PLTN, Brazil 2 PLTN, Mexico 2 PLTN, dan Iran 1 PLTN.Sementara negara-negara Arab (negara OPEC kaya minyak) yang sudah membangun PLTN, yakni Uni Emirat Arab, Saudi Arabia Mesir dan Yordan.(Rel)
 

Tags
beritaTerkait
Jamin Pasokan Listrik Anti Padam, Premium Office Tower Podomoro City Deli Medan Hadirkan Solusinya
Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
Tak Ada Pemberitahuan, Listrik Padam 3 Jam saat Warga Tertidur
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pemulihan Huntara Ketapiang Bersama Direksi Pertamina dan Komisi VI DPR RI
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
komentar
beritaTerbaru
hit tracker