Senin, 27 April 2026

Soal Lahan Sari Rejo Diharapkan Saling Tahan Diri

Selasa, 13 September 2016 17:15 WIB
Soal Lahan Sari Rejo Diharapkan Saling Tahan Diri
BERITASUMUT.COM/IST
Anggota Komisi A DPRD Medan, Mulia Asri Rambe
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Anggota Komisi A DPRD Medan, Mulia Asri Rambe mengajak seluruh masyarakat Sari Rejo dan yang bergabung di Forum Masyarakat Sari Rejo (FORMAS) serta pihak TNI AU Lanud Soewondo, diharapkan masing masing dapat menahan diri terkait perselisihan lahan. Kedua pihak diharapkan dapat menghormati kesepakatan hasil rapat dengar pendapat (RDP) di ruang komisi A DPRD Medan beberapa bulan lalu.
 
“Kesepakatan itu menghasilkan agar ke dua belah pihak masing masing menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan di lokasi lahan yang masih sengketa. Artinya, jangan ada yang melakukan kegiatan diatas lahan tersebut menunggu ada keputusan terbaru yang saat ini sedang proses,” ujar Mulia yang akrab disapa Bayek ini, kepada wartawan di Gedung Dewan, Selasa (13/09/2016).
 
Dikatakan Bayek, semua pihak dan elemen masyarakat diharapkan dapat menjaga kekondusifan kota Medan. Maka untuk itu, kesepakatan hasil RDP harus benar benar dijalankan sehingga tidak terjadi gejolak. Kepada masyarakat diminta untuk tidak mudah terpancing gesekan oknum-oknum tertentu.
 
Ditambahkan Bayek, pihaknya menerima laporan bahwa ada yang melakukan kegiatan di atas lahan. Untuk itu, Bayek mengharapkan seluruh kegiatan diatas lahan sengketa supaya dihentikan untuk menjaga terjadinya konflik. Jika kesepakatan itu tidak diindahkan, sangat dimungkinkan akan dilakukan pemanggilan RDP berikutnya.
 
Sebagaimana  diketahui, pihak Lanud Soewondo memiliki lahan di Kelurahan Karang Sari dan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia seluas 591,3 hektar. Diakuinya, pihaknya hanya menyelamatkan lahan dimaksud dari oknum penggarap.
 
Sementara  itu, masyarakat Karang Sari Rejo yang tergabung FORMAS mengklaim lahan dimaksud adalaha milik warga karena sudah menguasai puluhan tahun. Akibat saling klaim tersebut, terjadi bentrok warga dengan TNI AU. Akhir-akhir ini, DPRD Medan telah memfasilitasi kedua pihak untuk saling menahan diri. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Pidato Perdana pada Rapat Paripurna DPRD, Rico Waas Tekankan Medan untuk Semua
Pemko Medan dan DPRD Bahas Ranperda Pencabutan Perda Nomor 2 Tahun 2015
Walikota Medan Ikuti Paripurna Pemandangan Umum Fraksi DPRD Medan tentang Pencabutan Perda Nomor 2 Tahun 2015
Walikota dan DPRD Kota Medan Setujui Propemperda Tahun 2025
Bobby Nasution Minta Hasil Reses Anggota DPRD Medan Diberikan Atensi dan Tuangkan Dalam RKPD 2026
Walikota Medan Apresiasi Raker DPRD Kota Medan yang Hasilkan Program Kerja 2025 untuk Kesejahteraan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker