Kamis, 24 September 2026

Forum Lintas Buruh Nasional Minta UMP Sumut Rp2, 5 Juta

Selasa, 00 0000 00:00 WIB
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Medan, (beritasumut.com)

Ratusan buruh yang tergabung Forum Lintas Buruh Nasional (FLB)Â Provinsi Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (19/11/2012). Selain menolak UMK Medan, buruh juga menolak kenaikan UMP Sumut Rp1.305.000, yang hanya naik Rp105.000 dan UMK Deli Serdang Rp1.420.000, karena tidak sesuai dengan kehidupan buruh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami meminta Plt Gubernur Sumut, Walikota Medan dan Bupati Deli Serdang untuk memasukkan KLUI, UMSP dan UMSK yang telah dihilangkan oleh Dewan Pengupahan Provinsi, Kota dan Kabupaten," kata Koordinator Aksi Golen Hasibuan.

Baca Juga:

Selain itu, massa aksi juga meminta oknum Dinas Tenaga Kerja yang melakukan pembiaraan terhadap pelanggaran hak-hak normatif buruh untuk dicopot oleh Plt Gubernur seperti Kadisnaker Pemprov Sumut Bukit Tambunan, Kadisnaker Pemko Medan Armansyah Lubis, Kadisnaker Pemkab Deli Serdang dan Kadisnaker Pemkab Langkat karena dinilai tidak berpihak kepada buruh.

Mereka menilai selama ini banyak kriminalisasi yang dilakukan oknum-oknum tertentu yang tidak suka dengan perlawanan yang dilakukan buruh. "Stop kriminalisasi terhadap pengurus, aktifis serikat pekerja/serikat buruh dalam memperjuangkan hak-hak buruh," tegasnya.

Baca Juga:

Ditambahkan Golen Hasibuan, kalau Gatot Pujo Nugroho sebagai Plt Gubernur Sumut tidak mendenagrkan aspirasi mereak dengan menaikkan UMP menjadi Rp2,5 juta, buruh akan golput dalam Pilgub nanti, karena tidak ada gunanya memilih pemimpin sementara hidup buruh terus serba kekurangan. Mana yang katanya agar rakyat tidak sakit, tidak lapar dan punya masa depan? Semuanya bohong belaka, ucapnya.

"Buat apa kami memilih Gubernur Sumut, toh pemerintahan yang ada tidak juga memperjuangkan hak kami. Jadi, ada atau tidak ada Gubernur Sumut, tidak berpengaruh terhadap kehidupan kami,” ujarnya.

Sementara itu Kadisnaker Pemprov Sumut Bukit Tambunan mengatakan, pihaknya sudah menjadwalkan pemanggilan para alinasi buruh untuk langsung bertemu Plt Gubernur, namun apa boleh buat hanya enam alianasi buruh yang datang sehingga semuanya masih mengambang. Kita bukan tidak mau tapi buruh maunya kita tidak tahu, ujarnya.

Pantauan wartawan, massa memblokir Jalan Diponegoro dengan memarkirkan sepeda motor di badan jalan tersebut sehingga arus lalu lintas di Jalan Diponegoro dan sekitarnya menjadi macet. (BS-033)

beritaTerkait
Kompolnas Selidiki Kematian Mantan Istri Polisi di Medan
Kerja Sama Strategis Kadin Medan dan Binus University: Dorong Kemajuan Ekonomi, Layanan Kesehatan, dan Pengabdian Masyarakat
Sempat Hendak Kabur, Pemilik 4,48 Gram Sabu Ditangkap Polisi
Dua Pria Sembunyikan 44 Kg Sabu di Dinding Mobil
Oknum TNI di Medan Diduga Bawa Kabur Motor Rekan Kerja
Polrestabes Medan Ringkus IRT Pengedar Narkoba di Lembah Sunggal
komentar
beritaTerbaru
hit tracker