Kamis, 06 Agustus 2026

130 Anak Sempoa SIP Stabat dan Tanjung Pura Ikut Menciptakan Rekor Dunia

Minggu, 17 Desember 2023 22:28 WIB
130 Anak Sempoa SIP Stabat dan Tanjung Pura Ikut Menciptakan Rekor Dunia
beritasumut.com/BS10
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Indonesia kembali akan mencatatkan rekor dunia di Guinness World Records (GWR). Sebelumnya, catatan itu diraih melalui Pangelaran Angklung terbesar di dunia pada Agustus 2023. Kali ini prestasi gemilang di tingkat dunia tersebut akan diraih melalui Kompetisi Sempoa SIP Nasional (Komsipnas) yang diselenggarakan Lembaga pendidikan Sempoa SIP Indonesia.

Pada Minggu (17/12/2023), lebih dari 11.000 anak di Indonesia akan bersama-sama berkompetisi dan mencatatkan diri di rekor dunia Guinness World. Sebanyak 130 Anak Siswa SEMPOA SIP STABAT dan TANJUNGPURA kompetisi Sempoa SIP nasional. Mereka akan mencatat sejarah rekor dunia (Guinness World Records) yang akan diselenggarakan di seluruh Indonesia secara online di Training Center Sempoa SIP masing-masing pada tanggal 17 Desember 2023.

Menurut Founder Sempoa SIP Indonesia, Alexander K Taslim, pada tahun ini anak-anak di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua, akan bersama-sama berusaha untuk mencapai rekor dunia melalui ajang tahunan Sempoa SIP yang bernama Kompetisi Sempoa SIP Nasional atau biasa dikenal dengan Komsipnas.
“Sempoa SIP selalu berusaha untuk memberikan kualitas yang terbaik dan tidak asal-asalan. Setelah kita memikirkan dan memutuskan mau rekor dunia, kita pilih yang terbaik dan paling hebat reputasinya yaitu Guinness World Records yang berkantor pusat di London,” ujarnya.

Pencatatan rekor dunia ini merupakan pencapaian 25 tahun Sempoa SIP di Indonesia. Menurut dia, Sempoa SIP terus berusaha untuk meningkatkan kualitasnya dalam mempersiapkan pendidikan untuk masa depan anak-anak Indonesia.

"Pencatatan rekor dunia yang dilakukan Sempoa SIP ini merupakan salah satu bukti nyata bahwa anak-anak Indonesia bisa mencapai prestasi tingkat dunia,” ujarnya.

Rekor dunia yang dicatatkan oleh Sempoa SIP dengan melibatkan peserta sebanyak 11.000 dari Aceh sampai Papua adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan keberhasilan pendidikan Indonesia. Ini bukan hanya prestasi Sempoa SIP, tetapi prestasi bangsa Indonesia.

"Kompetisi merupakan salah satu kurikulum yang ada di Sempoa SIP. Sehingga dengan kurikulum ini, Sempoa SIP berhasil menciptakan lingkungan belajar yang merangsang anak-anak Indonesia untuk berani berkompetisi dan menciptakan prestasi-prestasi baru di skala internasional,” katanya.

Selain itu, dengan melibatkan peserta dari seluruh Indonesia, Sempoa SIP membuktikan pendidikan berkualitas dapat diakses oleh siapa saja.

"Event Komsipnas 2023 ini diharapkan dapat menjadi pemicu dan dapat memotivasi lembaga pendidikan lain untuk terus berinovasi guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia yang nantinya akan menjadi generasi muda yang siap bersaing bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat internasional,” ucapnya.(BS10)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Jurus BUMN Pelayaran Antisipasi Lonjakan Saat Arus Mudik Lebaran
Tingkatkan APK Perguruan Tinggi di Sumut, Pemprov Sumut Apresiasi Program Beasiswa Universitas Murni Teguh
KORMI Ingin Partisipasi Olahraga Masyarakat Meningkat
 Antisipasi Libur Panjang dan Bencana Alam, 486 Personel Brimob Polda Sumut Disiagakan
Terkait Ketidakhadiran, Guru SD Negeri di Nias Diperiksa Tim dari Inspektorat, BKPSDM dan Dinas Pendidikan
Pelaksanaan Musrenbang Harus Melibatkan Partisipasi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker