Minggu, 24 Mei 2026

Persiapan Penerapan Level 1 PPKM, Kodam Ingatkan Pentingnya Patuhi Protokol Kesehatan

Minggu, 03 Oktober 2021 20:00 WIB
Persiapan Penerapan Level 1 PPKM, Kodam Ingatkan Pentingnya Patuhi Protokol Kesehatan
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Rencananya Kota Blitar akan memasuki babak baru penerapan PPKM. Dalam rakor yang digelar secara virtual, wilayah itu rencananya akan ditetapkan masuk ke peringkat level 1 PPKM.

Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan jika daerah itu, akan mempersiapkan berbagai langkah untuk mempertahankan akreditasi penerapan level 1 PPKM.

“Terutama patuh pada protokol kesehatan. Kebetulan, tadi sudah dibahas bersama Kepala Daerah setempat,” ujar Kusdi. Sabtu (02/10/2021).

Bahkan, rakor pencanangan penerapan level 1 PPKM untuk daerah Blitar itu, kata Kusdi, dipimpin langsung oleh Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. “Forkopimda Blitar sepakat untuk bersinergi mempertahankan penerapan level PPKM itu,” bebernya.

Bukan hanya langkah itu saja, Kusdi menambahkan jika pemantauan pada isoman yang dilakukan oleh Satgas Covid setempat, akan lebih dioptimalkan. Ia menilai, upaya itu dilakukan ditujukan untuk meminimalisi stigma isoman. “Sebab, pencapaian level 1 PPKM itu sangat
diapresiasi oleh Menko Marves. Nah, ini wajib dipertahankan,” pungkasnya.

Selain membahas soal penerapan level 1 PPKM di Kota Blitar, vicon tersebut juga membahas persiapan kedatangan PMI dan WNA. Beberapa Bandara, disebut dalam rakor itu, diantaranya ialah Bandara Internasional Juanda, Ngurah Rai dan Kualanamu.(rel)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Masih Periksa Laporan Dugaan Perzinahan, Kodam 1 BB Tegaskan Tak “Cuekin” Afner Harahap
Tingkatkan Jalinan Silaturahmi, Walikota Binjai Hadiri Safari Ramadan Kodam I/BB
Kodam I/BB Berantas Narkoba di Tiga Provinsi
Kodam I/BB Berantas Narkoba di Tiga Provinsi
Empat Perwira Menengah Duduki Jabatan di Kodam V/Brawijaya
Tiga Kodim di Surabaya Dilikuidasi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker