Heri Kurniawan Panjaitan Kehilangan Transkrip Nilai S1 di Jalan SM Raja
Kabar kehilangan dokumen penting datang dari seorang pemuda asal Medan, Heri Kurniawan Panjaitan. Dokumen Transkrip Nilai Strata Satu (S1) m
Peristiwa
Beritasumut.com-Menyikapi beras bantuan sosial (Bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang diterima penerima dari masyarakat Kabupaten Toba, dengan kondisi kurang layak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba segera turun tangan. Beras tersebut akan diganti Badan Urusan Logistik (Bulog).
Bupati Toba Poltak Sitorus menjelaskan, penyaluran beras bantuan sosial kepada 21.959 keluarga penerima manfaat (KPM) yakni warga penerima Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST), hingga saat ini masih berlangsung.
“Pertama kita berterimakasih kepada Kementerian Sosial yang telah membantu masyarakat Kabupaten Toba dengan memberikan 10 kg beras kepada setiap penerima sebanyak 21.959 KPM dan hingga saat ini masih berlangsung,†ujar Bupati didampingi Wakil Bupati Toba Tonny M Simanjuntak seperti dilansir dari laman toba, Minggu (22/08/2021).
Baca Juga : Bobby Nasution Bersama Kapolres Belawan Dampingi Dua Menteri Sapa Pasien Isoter di KM Bukit Raya
Terkait laporan adanya temuan beras yang kurang layak konsumsi, Dinas Sosial Toba telah membahas bersama pihak Kantor Pos dan Kantor Bulog untuk mengganti beras yang tidak layak konsumsi tersebut.“Kami mendapat laporan terkait adanya beras yang kurang memenuhi syarat dan saya langsung memerintahkan kadis sosial untuk memeriksa ke lapangan dan ditemukanlah di daerah Kecamatan Bona Tua Lunasi, di Desa Harungguan dan sudah dibahas bersama pihak Bulog sebagai penyedia dan mereka bersedia mengganti seluruh beras yang kualitasnya tidak layak,†paparnya.
Bagi warga penerima bantuan diharapkan dapat melaporkan kepada kepala desa dan pemerintah setempat jika mendapat beras yang tidak layak konsumsi.“Jika masih ada masyarakat yang mengeluhkan hal yang sama, jangan dimakan, namun silahkan melaporkan kepada kepala desa. Sekali lagi kita berterimakasih kepada pemerintah pusat melalui kementerian sosial dan mereka bertindak cepat mengatasi kekurangan mengganti beras yang kurang berkualitas. Kita mohon maaf, memang ini pemberian pemerintah pusat secara gratis diberikan kepada masyarakat meski prosesnya bukan wewenang kita,†katanya menegaskan.
[br] Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Toba dr Rajaipan O Sinurat mengatakan, untuk memastikan pendistribusian beras kualitas baik dapat berjalan sesuai harapan, pihaknya telah menurunkan sejumlah tenaga kerja sukarela kecamatan (TKSK) di setiap lokasi penyaluran.“Kami dari Dinas Sosial melalui TKSK, dan sekarang juga sedang berlangsung penyaluran, jadi kita langsung turun untuk mencek agar tidak terjadi lagi penyaluran beras dari pemerintah pusat yang kurang baik,†terangnya.
Dinsos telah mendengar serta membaca di media sosial bahwasanya beras yang diberikan dari pihak kantor pos perlu dipahami pengadaan, adalah APBN Kementerian Sosial, penyedia dari pihak Bulog dan pendistribusian dari pihak Kantor pos, ada 7 kantor pos di Kabupaten Toba, inilah yang membagi ke 16 kecamatan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang sudah sempat menerima agar dapat melaporkan kepada desa dan kecamatan serta pendamping TKSK agar nanti dapat dilaporkan melalui TKSK kepada Dinas Sosial untuk selanjutnya kita menyurati pihak Bulog dan Kantor Pos untuk segera mengganti beras yang kurang layak,†jelasnya.
Sebelumnya, asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Toba Sahat Manullang SP menjelaskan saat meninjau langsung sejumlah penerima bantuan beras di dua Desa yakni Desa Harungguan dan Silamosik II di Kecamatan Bonatua Lunasi beberapa waktu lalu bersama Dinas Sosial dan Kepala Gudang Bulog Balige menemukan sejumlah beras dengan kondisi tidak layak.
“Kita sudah turun untuk meninjau masyarakat penerima bantuan beras. Ada 76 penerima yang kita temukan mendapat bantuan beras tidak layak dan pihak Bulog juga sudah menggantikan dengan beras kualitas baik kepada sebagian penerima, ada 20 keluarga yang diganti saat itu,†sebutnya.(BS09)
Baca Juga:
Kabar kehilangan dokumen penting datang dari seorang pemuda asal Medan, Heri Kurniawan Panjaitan. Dokumen Transkrip Nilai Strata Satu (S1) m
Peristiwa
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi
beritasumut.comTransisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan
Peristiwa