Selasa, 19 Mei 2026

Gubernur Edy Rahmayadi Tinjau Lokasi Banjir di Deli Serdang, Pastikan Pembenahan Lancar

Senin, 07 Desember 2020 23:00 WIB
Gubernur Edy Rahmayadi Tinjau Lokasi Banjir di Deli Serdang, Pastikan Pembenahan Lancar
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nawal Edy Rahmayadi melakukan peninjauan kembali ke pemukiman warga yang terdampak banjir, di Perumahan De Flamboyan, Desa Tanjung Selamat, Deli Serdang, akhir pekan kemarin.

Peninjauan ini untuk memastikan proses pembenahan dan evakuasi barang-barang milik warga pasca banjir berjalan lancar. Tampak di lapangan tim gabungan TNI/Polri, BPBD Sumut dan relawan sedang bahu-membahu membersihkan rumah-rumah warga dari tumpukan lumpur yang masuk ke dalam rumah. Selain itu, evakuasi lanjutan juga dilakukan terhadap kendaraan warga yang sebelumnya terbenam dan terbawa arus banjir.

Tak hanya itu, alat berat juga dikerahkan untuk membersihkan jalanan dari lumpur dan pepohonan yang dibawa arus dan menghalangi jalan. Mobil dan sepeda motor berseliweran di antara warga yang ingin kembali ke rumah untuk membersihkan rumah, relawan pembawa bantuan, para sanak saudara yang ingin melihat kondisi keluarga masing-masing.

Baca Juga:

Gubernur Sumut usai peninjauan menyampaikan, saat ini penanganan korban dan pembenahan menjadi fokus utama terlebih dahulu. Pembenahan khususnya akses dan fasilitas publik salah satunya Jembatan Tuntungan yang terkikis Sungai Belawan agar segera dibenahi. Selanjutnya, kata Edy, akan dilakukan normalisasi Sungai Belawan yang sekian lama dangkal. Kemudian, perlu adanya evaluasi terkait exact location (lokasi yang tepat) sungai lantaran ada perbedaan yang ditemukan dalam peta dan kondisi sebenarnya.

“Kalau kita lihat di Google Maps, aliran sungai seharusnya melengkung. Namun, ada aliran yang tidak difungsikan sehingga hanya bertumpu pada aliran Sungai Belawan. Tampungan debit air yang bertambah ini tidak dapat dibendung. Setiap dua tahun air naik ke perumahan, tetapi tidak sampai banjir seperti ini. Saya bersama BWS Pusat dan Kementerian PUPR akan pastikan penyebab dan solusinya,” kata Edy.

Baca Juga:

Sebelumnya, Edy juga menyempatkan menyapa para pengungsi yang berada di Arhanudse Tanjung Selamat, serta membagikan makanan dan menyampaikan rasa prihatin dan mengajak warga untuk tabah dalam menghadapi bencana banjir. Hujan di gunung menjadi pemicu naiknya debit air sungai-sungai Medan dan sekitarnya. Namun, menurut Edy selama bendungan berfungsi dengan baik dan kawasan DAS tidak diganggu, maka tidak akan bermasalah.

“Untuk itu, ke depan ini menjadi evaluasi. Fokus kita bukan hanya perlu perbaikan tanggul sungai, tetapi mengembalikan fungsi sungai seperti sedia kala. Jangan dirusak dan diganggu, pastinya rakyat makmur,” pesan Edy.

Plt Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis menyampaikan ada lima korban meninggal dunia akibat banjir yang terjadi Jumat (04/12/2020) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Satu orang sedang dirawat di Rumah Sakit dan satu lagi yakni balita dalam upaya pencarian. “Hari ini, Basarnas bekerja mulai pukul 7 pagi sampai pukul 6 sore. Setiap hari hingga tujuh hari kedepan sesuai SOP. Lebih dari tujuh hari maka dinyatakan hilang,” katanya.

Riadil Akhir pada Sabtu (05/12/2020) mengatakan bahwa penanganan dan evakuasi berjalan lancar. Jumlah pengungsi di kawasan Binjai terdapat sekitar 3.300 orang lebih, kantor BPBD sekitar 700 orang, Tanjung Selamat 343 orang, Medan ada 3.000 orang lebih. “Tapi sebagian ada yang sudah pulang. Kecukupan logistik di posko, dapur umum semua tersedia,” tutupnya. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Komisaris Pertamina Tinjau KDMP dan Penguatan Distribusi LPG 3 Kg di Deli Serdang
Yayasan IKAL Peduli Nusantara Salurkan Bantuan Banjir di Pangkalan Susu dan Tanjung Pura
Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi
Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem
Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal
Dari Pesisir Sunyi ke Panggung Negeri: Kisah Patimah MPd Bawa Wanita Pantai Labu Berdaya
komentar
beritaTerbaru
hit tracker