Jumat, 18 September 2026

Pelleng, Makanan Khas Pakpak Bharat Raih Juara Pertama API 2019

Minggu, 01 Desember 2019 08:30 WIB
Pelleng, Makanan Khas Pakpak Bharat Raih Juara Pertama API 2019
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kuliner khas Kabupaten Pakpak Bharat yakni Pelleng berhasil meraih juara pertama kategori makanan tradisional terfavorit pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019.
 
Penghargaan atas juara pertama itu diterima langsung Pj Bupati Pakpak Bharat Dr H Asren Nasution MA di Balairung Soesilo Sudraman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta yang diserahkan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
 
Pj Bupati Pakpak Bharat, Asren sangat mengapresiasi atas raihan menjadi juara pertama API 2019 kategori makanan tradisional terpopuler tersebut.Raihan penghargaan ini, menurut Asren tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat, terutama dalam upaya melestarikan makanan tradisional tersebut. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung," ucapnya dilansir dari laman pakpakbharat.go.id, Minggu (01/12/2019).
 
Pj Bupati berharap semoga dengan prestasi nasional ini, kedepannya semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengenal Pelleng sebagai kuliner tradisional khas Kabupaten Pakpak Bharat.
 
Pada acara yang juga turut dihadiri oleh sejumlah Pimpinan OPD seperti Kadis Pariwisata, Kadis Kominfo dan Kadis Pendidikan ini juga disajikan Pelleng yang bisa dinikmati oleh para tamu undangan yang hadir pada acara tersebut.(BS09)
 

Tags
beritaTerkait
Sambel Pecel Naik Kelas: Kuliner Khas Blitar Siap Tembus Pasar Global
Zulhas Tunggu Prabowo Bagi-bagi Tugas soal Makan Bergizi Gratis
Menteri Imipas Ingin Bahan Makanan Rutan Dikelola Pengusaha Lokal
Cegah Stunting, Pemko Binjai bersama Asuransi MAG Gelar Pemberian Makanan Tambahan
Momen Prabowo Tinjau Dapur Makan Bergizi Gratis di Rawamangun
Pemko Binjai Gelar Sosialisasi dan Publikasi Makanan Bergizi Gratis
komentar
beritaTerbaru
hit tracker