Sabtu, 30 Mei 2026

KTP-el Berlaku Seumur Hidup, Dirjen Dukcapil Kembali Ingatkan Masyarakat dan Lembaga Pengguna

Rabu, 23 Januari 2019 21:30 WIB
KTP-el Berlaku Seumur Hidup, Dirjen Dukcapil Kembali Ingatkan Masyarakat dan Lembaga Pengguna
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Bagi penduduk Indonesia yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dan sudah habis masa berlakunya tak perlu khawatir.Sejak tahun 2013, KTP-el berlaku seumur hidup dan tidak perlu diperpanjang walaupun masa aktif atau masa berlakunya telah usai. 
 
Peringatan ini ditujukan kepada seluruh penduduk Indonesia termasuk lembaga pengguna yang memanfaatkan data kependudukan dalam pelayanan publik kepada masyarakat.  “Kecuali bagi penduduk yang mengalami perubahan elemen data seperti perubahan alamat, status perkawinan, pendidikan, perubahan nama dan gelar, dan lain-lain," ujar Dirjen Dukcapil Prof Zudan Arif Fakrulloh seperti dilansir dari laman kemendagri, Rabu (23/01/2019).
 
Kebijakan ini menurut Zudan sebenarnya sudah lama berlaku, sejak diterbitkannya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013. Akan tetapi, ada saja masyarakat yang belum mengetahuinya. “Selain melalui Undang-Undang, kita juga sudah menerbitkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 470/296/SJ, tanggal 29 Januari 2016, tentang KTP elektronik berlaku seumur hidup," lanjut Zudan.
 
Ditambah Surat Edaran Nomor : 470/327/SJ tertanggal 17 Januari 2014 perihal perubahan kebijakan dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan.Sementara itu, Pasal 64 ayat 7 huruf a Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013, mengamanatkan bahwa KTP-el untuk warga Negara Indonesia masa berlakunya seumur hidup. “Dalam pasal 101 huruf c Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013, dijelaskan bahwa KTP-el yang sudah diterbitkan sebelum Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 ditetapkan seumur hidup," pungkas Zudan.(BS09)

Tags
beritaTerkait
Walikota Medan Sidak Mal Pelayanan Publik, Baru 5 Menit Pelayanan Online KTP Dibuka, Langsung Habis
Disepakati Komisi II DPR, Kemendagri Potong Anggaran Rp 2,1 T
Polri Ikut Koordinasi dengan Singapura untuk Pulangkan Buron KPK Paulus Tannos
Pjs Walikota Pematangsiantar Bagikan KTP dan KIA kepada Pelajar dari 24 Sekolah
PUSAKA Menolak Wacana Kepolisian di Bawah Kemendagri, Dinilai Akan Mengganggu Independensi Polri
Kemendagri Dukung Pj Bupati Langkat Teruskan Inovasi "Bubur Pedas”
komentar
beritaTerbaru
hit tracker