Senin, 20 April 2026

Sengketa Lahan di Sari Rejo, BPN Medan Janji Akan Fasilitasi Warga Bertemu Menteri

Kamis, 17 Januari 2019 17:45 WIB
Sengketa Lahan di Sari Rejo, BPN Medan Janji Akan Fasilitasi Warga Bertemu Menteri
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Warga Sari Rejo menggelar aksi demonstrasi terkait sengketa lahan di kantor Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Medan, Jalan AH Nasution, Medan, Kamis (17/01/2019). 
 
Terkait hal tersebut, Kepala BPN Medan, Fahrul Husin Nasution berjanji pihaknya akan segera memfasilitasi warga Sari Rejo untuk melakukan pertemuan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang."Hasil pertemuan tadi, kita melakukan kesepakatan dengan beberapa pihak. Kemudian menyampaikan apa yang sudah disampaikan, pada saat demo di Kanwil (BPN Sumut) lalu," ungkapnya kepada wartawan. 
 
Pada intinya, kata Fahrul, pihaknya bisa melakukan proses seperti tuntutan warga, kalau sudah ada keputusan penghapusan aset dari Kementerian Pertahanan.Untuk itu, pihaknya akan memfasilitasi agar perwakilan warga Sari Rejo bisa bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang, guna membahas permasalahan ini."Seperti yang disampaikan bapak Kakanwil untuk bertemu dengan Kementerian. Sehingga Pak Menteri bisa menindaklanjutinya ke Kementerian yang lain, terutama Kementerian Pertahanan selaku yang memiliki aset," jelasnya.
 
Fahrul berharap agar warga Sari Rejo tidak perlu lagi melakukan aksi demonstrasi. Ia juga menyarankan, agar kasus ini, cukup diserahkan kepada perwakilan yang sudah dipercayakan warga."Bapak ibu sudah bisa tenang dan kembali kerumah masing-masing," pungkasnya.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Goodby Gangguan Seismik! Teknologi Baru Pengolahan Data dengan Kualitas Terbaik
Kemenhut Cabut Izin 18 Perusahaan, Berikut Daftarnya
Kantor ATR/BPN Kebakaran, Nusron Jamin Dokumen HGB-HGU Aman
Kantor Kementerian ATR/BPN Terbakar, Begini Penjelasan Menteri
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penataan Lahan Perkebunan Sawit
Google Buka Suara soal Dolar AS Tiba-tiba Jadi Rp 8.170
komentar
beritaTerbaru
hit tracker