Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bersikap sangat tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Wali Kota Binjai HM Idaham menegaskan tidak ada toleransi terhadap ASN pengguna, apalagi pengedar narkoba. Hal itu ditegaskan HM Idaham ketika meninjau pelaksanaan tes urine ASN dan pegawai honor kecamatan dan kelurahan di GOR Jalan Jambi, Binjai, awal pekan kemarin.
Wali Kota didampingi Sekdako M Mahfullah P Daulay, Kepala BNN Kota Binjai AKBP Joko Susilo dan Kepala BKD Amir Hamzah minta ASN dan pegawai honor di Pemko Binjai, harus memberikan contoh teladan kepada masyarakat.“Bagaimana bisa menjadi teladan kalau sudah pecandu narkoba, kerjapun tidak akan baik,” ujar Idaham dilansir dari laman binjaikota.go.id, Minggu (16/12/2018).
Idaham mengatakan, dari hasil tes urine yang dilakukan BNN Kota Binjai jika ada terbukti positif narkoba akan diberikan sanksi tegas.“Jika ASN itu sebagai pejabat eselon akan di nonjobkan,” tegasnya.
Pemeriksaan tes urine dilakukan usai apel siaga ASN dan pegawai honor kecamatan dan kelurahan se Kota Binjai dengan pembina apel Sekdako Binjai M. Mahfullah P Daulay, berlangsung di GOR Binjai
Sekdako Binjai Daulay mengungkapkan, masalah narkoba merupakan persoalan besar bagi bangsa Indonesia, dan perlu mendapatkan perhatian yang sangat serius dari semua elemen bangsa, termasuk para ASN.“Kini narkotika yang masuk ke Indonesia tidak lagi ukuran kilo melainkan sudah ton, dan ini merupakan pekerjaan sindikat, bukan lagi pelaku yang amatiran,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BKD Binjai Amir Hamzah menambahkan, tes urine merupakan kerjasama Pemko Binjai dengan BNN Kota Binjai dan diikuti sebanyak 400 ASN dan pegawai honor Kecamatan dan Kelurahan. Sengaja dilakukan usai apel siaga guna memudahkan pelaksanaan tes."Hasil tes urine nantinya dilaporkan BNN Binjai kepada Wali Kota dan Sekdako Binjai," jelasnya.(BS09)
Tags
beritaTerkait
komentar